Sejarah UMBandung

Islamic Technopreneur University

Dari Muhammadiyah Untuk Bangsa

Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung), berdasarkan Surat Izin Kemenristek Dikti No. 205/KPT/I/2016 yang diterbitkan pada tanggal 14 Juni 2016 menyelenggarakan 11 Program Studi unggulan. Cita-cita besar UMBandung adalah melahirkan para Teknopreneur Muda Islami, yang selain memiliki kemampuan akademis, tapi juga memiliki sikap mental dan enterpreneur skill/ kewirausahaan, serta memiliki kemampuan dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Dengan demikian, lulusan UMBandung Insya Allah akan memiliki peluang yang besar untuk membangun kehidupan yang lebih baik untuk dirinya maupun lingkungan sekitarnya.

Fase Pendirian Universitas Muhammadiyah Bandung

  • Periode 1983-1986

    Gagasan Pendirian Universitas Muhammadiyah di Kota Bandung sudah menjadi wacana dan pembicaraan. Dalam prakteknya, wacana tersebut tidak ditindaklanjuti secara nyata menjadi program prioritas, meskipun sudah ada warga Muhammadiyah (muwakif) mewakafkan sebidang tanah untuk pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Senyampang dengan adanya wacana tersebut, sebagian tokoh Muhammadiyah Kota Bandung menggulirkan pendirian Universitas Islam bersama tokoh-tokoh Islam lainnya. Hasil dari musyawarah pendirian Universitas Islam tersebut tidak atas nama organisasi Muhammadiyah.

  • Periode 1993-an

    Mulai digagas lagi pendirian Universitas Muhammadiyah Bandung sebagai salah satu program Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat. Akan tetapi, perjalanan pendirian Universitas Muhammadiyah Bandung berhenti karena ada beberapa alasan teknis.

  • Periode 2002-an

    Pendirian Universitas Muhammadiyah Bandung sempat juga di pelopori oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bandung. Itupun berhenti dengan alasan-alasan teknis yang berkaitan dengan sarana-prasarana dan sumber daya manusia.

  • Periode 2013-an

    Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat membentuk kembali Panitia Pendirian Universitas Muhammadiyah Bandung. Alhamdulillah, pada tahun tersebut banyak respon positif dari berbagai pihak, khususnya dari para pendiri Salman ITB yang mampu mempertemukan Tim Pendirian Universitas Muhammadiyah Bandung dengan Direktur Kelembagaan Direktoran Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    Pada tahun yang sama, Tim Pendirian Universitas Muhammadiyah Bandung melakukan akselerasi sumber daya manusia untuk menggarap hal-hal yang berkaitan dengan pendirian Universitas, di antaranya perumusan dan penyusunan dokumen pengajuan pendirian Universitas Muhammadiyah Bandung. Adapun Program Studi yang diajukan di antaranya yaitu: A. Kelompok Sains dan Teknologi (Saintek): Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknik Lingkungan, Teknologi Pangan Halal, Bioteknologi, dan Farmasi. B. Kelompok Sosial Humaniora: Psikologi, Ilmu Komunikasi, Kriya Tekstil dan Fashion, Agribisnis, dan Administrasi Publik.

    Hasil evaluasi Tim Kopertis Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, dari 12 (dua belas) Program Studi yang diusulkan untuk mendapatkan rekomendasi, ternyata Program Studi Teknik Lingkungan tidak lulus rekomendasi.

  • Periode 2015

    Pada tanggal 28 Maret 2015, proses pendaftaran (pengajuan) pendirian Universitas Muhammadiyah Bandung via online, hanya 11 Program Studi yang diajukan.

  • Periode 2016

    Atas dasar kepercayaan Pemerintah, melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, alhamdulillah dari 11 (sebelas) Program Studi tersebut diberikan izin melalui Surat Keputusan Menteri Ristek Dikti Nomor 205/KPT/I/2016 tanggal 14 Juni 2016 yaitu: Program Studi S1 Teknik Elektro, Program Studi S1 Teknik Informatika, Program Studi S1 Teknik Industri, Program Studi S1 Teknologi Pangan, Program Studi S1 Bioteknologi, Program Studi S1 Farmasi, Program Studi S1 Psikologi, Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Program Studi S1 Kriya, Program Studi S1 Agribisnis, Program Studi S1 Administrasi Publik.

UMBandung Menurut Tokoh

Program Studi UMBandung