Selesai Gelar Akreditasi, Kaprodi Ilkom: Kita Bertekad Menjadi Prodi yang Sangat Baik
UMBANDUNG.AC.ID, Bandung — Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung telah menjalani proses akreditasi program studi pada 5-6 April 2021. Proses akreditasi ini dilakukan secara daring oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Dua asesor BAN-PT yang bertugas adalah Catur Suratnoaji dari Universitas Pembangunan Nasional dan S Bekti Istiyanto dari Universitas Jenderal Soedirman.
Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UM Bandung, Euis Evi Puspitasari, menjelaskan bahwa tim asesor menilai sembilan unsur dalam asesmen lapangan atau akreditasi ini. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari tata pamong hingga luaran lulusan mahasiswa yang telah dioptimalkan selama lima tahun untuk mencapai visi dan misi prodi, fakultas, dan universitas.
"Dari hasil ini, kami berupaya mengoptimalkan tata pamong hingga lulusan mahasiswanya agar visi dan misi prodi, fakultas, dan universitas tercapai. Karena sejatinya prodi itu menurunkan visi dan misi besar universitas," ujar Euis.
Euis juga menambahkan bahwa prodi berusaha keras dalam pelaksanaan pembelajaran yang sejalan dengan visi UM Bandung sebagai technopreneur university. Ia berharap Ilmu Komunikasi dapat menjadi prodi yang sangat baik pada 2022. "Mudah-mudahan tahun depan, jika saat ini akreditasinya baik, kita bisa mereakreditasi lagi untuk mencapai cita-cita menjadi prodi yang sangat baik di bidang komunikasi berbasis technopreneur dan berkarakter Islami," tutur Euis.
Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora (Soshum), Nanang Rizali, menyatakan bahwa pelaksanaan akreditasi oleh dua prodi di Fakultas Soshum, yaitu Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi, merupakan pengalaman berharga. "Pengalaman ini penting karena UM Bandung baru berjalan hampir lima tahun. Ibarat bayi, kita masih merangkak, belajar berjalan, dan berdiri, jadi tentu saja ada banyak kekurangan yang harus diakui dan diperbaiki oleh fakultas maupun prodi," kata Nanang.
Nanang juga menekankan bahwa akreditasi ini merupakan ujian bagi fakultas dan prodi untuk meningkatkan mutu dalam pelaksanaan chatur dharma. "Karena kita UM Bandung, jadi bukan hanya tridarma, melainkan ada pengajaran, penelitian, pengabdian, serta keislaman dan kemuhammadiyahan," jelas Nanang.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor II UM Bandung, Ia Kurnia, mengapresiasi dan mendukung suksesnya pelaksanaan akreditasi Prodi Ilmu Komunikasi. Kurnia mengatakan bahwa keberhasilan akreditasi ini membanggakan seluruh mahasiswa UM Bandung, khususnya mahasiswa Ilmu Komunikasi.
"Saya selaku pimpinan merasa bangga dan berterima kasih kepada seluruh tim Prodi Ilmu Komunikasi, terutama kepada Kaprodi Ilkom, tim dosen, dan tim support yang telah mendukung seluruh rangkaian kegiatan asesmen lapangan ini," pungkas Kurnia.***(FK/FA)