Kabar Terkini

Mahasiswa Manajemen UM Bandung Terpilih Jadi Duta Koperasi Jabar 2024

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Wijdan Fauzan Haqiqi, mahasiswa program studi Manajemen Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, berhasil meraih Juara Harapan 1 Kategori Pria pada Pemilihan Duta Koperasi Jawa Barat 2024. Acara tersebut digelar pada Sabtu, 13 Juli 2024, di Street Carnival Galuh Mas, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Jawa Barat.

Kompetisi tingkat provinsi ini diikuti oleh puluhan peserta dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Mengangkat tema “Koperasi Mendunia Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Jadi Koperasi ke-77. Wijdan mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas prestasi yang diraihnya.  

"Alhamdulillah, saya sangat senang bisa meraih penghargaan ini dan menjadi kebanggaan bagi diri saya sendiri," ucap Wijdan di kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, pada Rabu (17/07/2024).

Meskipun menghadapi beberapa kendala, Wijdan tetap semangat dan menikmati proses kompetisi dari awal hingga akhir. "Mungkin tantangan terbesar bagi saya adalah karena para peserta lainnya sudah memiliki pengalaman sebagai mojang jajaka di daerah masing-masing. Namun, alhamdulillah, saya bisa melewati tantangan tersebut dengan baik," kata Wijdan.

Sebagai mahasiswa Manajemen, Wijdan merasa bahwa ajang ini sangat relevan dengan dirinya, terutama dalam bidang kewirausahaan. "Ajang ini sangat relevan dan menjadi passion bagi saya, khususnya dalam bidang kewirausahaan," jelas mahasiswa yang juga memiliki bisnis konveksi ini.

Wijdan berharap melalui kegiatan ini, ia dapat memperluas jaringan relasi dan menyebarkan energi positif kepada masyarakat. "Saya juga ingin meningkatkan kapabilitas saya sebagai pebisnis agar lebih dipercaya oleh klien," tambahnya.

Edukasi Koperasi

Setelah terpilih sebagai Duta Koperasi, Wijdan bertekad untuk memberikan literasi mengenai pemanfaatan koperasi kepada masyarakat. "Masih banyak stigma di masyarakat yang menganggap koperasi hanya untuk simpan pinjam saja," ungkap Wijdan yang mewakili Kabupaten Sumedang sebagai Duta Koperasi.

Ia berharap masyarakat dapat melihat koperasi sebagai wadah yang bermanfaat untuk membantu kehidupan, misalnya dalam hal permodalan usaha. "Saya ingin masyarakat menyadari bahwa koperasi memiliki sisi produktif yang dapat membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan bisnis," jelas Wijdan.

Wijdan juga berharap masyarakat dapat memiliki mentalitas produktif melalui koperasi, sehingga bisa membawa kemajuan ekonomi. "Saya berharap koperasi dapat memajukan ekonomi kreatif, khususnya di Jawa Barat," tandas Wijdan.***(FK)

Administrator

KPUM dan Bawaslum UM Bandung Deklarasi Pemira Damai

Administrator

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Mahasiswa (Bawaslum) UM Bandung mengadakan sosialisasi dan deklarasi damai Pemilihan Raya (Pemira) 2024 di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga gedung kampus ini, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, pada Rabu (10/07/2024).

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Bagian Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier UM Bandung, kemudian Ketua Hima ataupun Pimpinan Komisariat IMM seluruh prodi dan fakultas yang ada di UM Bandung. Kegiatan ini mengangkat tema ”Sukseskan Pemira Universitas Muhammadiyah Bandung 2024 yang Aman dan Kondusif”.

Ketua KPUM UM Bandung Sukana Yusrival mengatakan bahwa Pemira 2024 menjadi sebuah hajat besar seluruh mahasiswa UM Bandung. ”Pemira juga menjadi sebuah kontestasi antar mahasiswa yang memiliki tujuan untuk memajukan UM Bandung,” ucap Sukana.

Oleh karena itu, dirinya mengajak kepada seluruh mahasiswa UM Bandung untuk memeriahkan dan menjaga perdamaian dalam menjalankan Pemira tahun 2024 ini. ”Dengan demikian, kami berharap nantinya akan memunculkan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa yang menjembatani antara mahasiswa dan pimpinan kampus,” ujar Sukana.

Menanggapi hal yang sama, Ketua Bawaslum UM Bandung Faisal Firas menjelaskan bahwa Pemira 2024 merupakan momen penting dalam memilih calon pemimpin Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UM Bandung. ”Pemira ini merupakan momen yang sangat penting untuk memilih pemimpin yang akan mewakili aspirasi dan kepentingan seluruh mahasiswa UM Bandung,” kata Faisal.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa juga memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya Pemira agar bisa berlangsung dengan adil, jujur, dan transparan. ”Adanya pengawasan dari para mahasiswa akan membuat penyelenggara semakin menjaga integritas dan keadilan dalam setiap kegiatan Pemira,” tandas Faisal.

Pemira pertama kali

Sementara itu, perwakilan dari Bagian Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier UM Bandung Hendriana mengapresiasi dan sangat mendukung penyelenggaraan Pemira ini. Menurut Hendriana, Pemira menjadi wujud pelaksanaan demokrasi kampus yang pertama kali bagi UM Bandung sejak kampus ini berdiri delapan tahun silam.

”Kami sangat mendukung kegiatan ini. Dari awal pendirian kampus, kegiatan ini menjadi yang pertama kali dalam rangka menentukan presiden dan wakil presiden mahasiswa yang dipilih langsung oleh seluruh mahasiswa UM Bandung,” ungkap Hendriana.

Kata Hendriana, Pemira juga merupakan upaya membina dan mengembangkan skill organisasi dan kemampuan berpikir para mahasiswa UM Bandung. ”Maka dari itu, partisipasi dari teman-teman mahasiswa sekalian sangat menentukan hasil dari Pemira ini untuk melahirkan presiden dan wakil presiden mahasiswa UM Bandung,” pungkas Hendriana.***(FK/FA)

Jadi Tuan Rumah UKW Angkatan 1O, Wakil Rektor UM Bandung Harap Jurnalis Paham Konsep Tabayun

Administrator

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menjadi tuan rumah penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 10 yang dilaksanakan oleh Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan (MPI) Pusat Muhammadiyah serta Lembaga UKW UMJ. Acara ini berlangsung dari Sabtu-Minggu (13-14/07/2024) di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung.

Wakil Rektor I UM Bandung, Hendar Riyadi, menyampaikan bahwa Uji Kompetensi Wartawan angkatan 10 ini merupakan momen yang sangat tepat untuk memupuk kegiatan literasi. Hendar berharap peserta UKW bisa mengikuti acara ini dengan baik dari awal hingga selesai. “Atas nama UM Bandung, kami menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini di kampus kami,” ucap Hendar.

Ia juga berharap para insan pers di Indonesia dapat memahami pentingnya istilah tabayun (QS Al-Hujurat [49]: 6). Menurut Hendar, tabayun menjadi sangat vital saat ini di tengah derasnya arus informasi dan berita yang masuk ke ruang-ruang privat melalui ponsel.

“Tabayun menjadi validasi, verifikasi, dan klarifikasi atas informasi yang beredar. Kita juga harus semakin kritis apakah media saat ini semakin memperkuat demokrasi atau sebaliknya. Oleh karena itu, etos tabayun menjadi sangat urgen dipahami, khususnya oleh insan pers yang menjadi garda terdepan dalam memproduksi berita,” tandas Hendar.

Sementara itu, Direktur Lembaga UKW UMJ, Tria Patrianti, menyebutkan bahwa peserta UKW angkatan 10 ini berjumlah 31 orang yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Aceh, Lampung, Pekanbaru, Jawa Timur, Tasikmalaya, dan Sumedang. “Selamat datang kami ucapkan dan selamat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan angkatan 10. Semoga acara ini berjalan dengan lancar,” ujar Tria.

SDM berkualitas

Wakil Ketua MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Roni Tabroni, menegaskan bahwa UKW angkatan 10 ini merupakan program yang hingga kini masih dibiayai secara mandiri. “Total kami sudah menyelenggarakan 10 kali UKW tanpa dibiayai oleh Dewan Pers. Kategori programnya sehat. Tahun ini sudah dua kali. Pada UKW kali ini, peserta terjauh berasal dari Aceh, sementara peserta terdekat berasal dari Cinunuk. Peserta terbanyak berasal dari Jawa Timur dengan empat belas peserta,” imbuh Roni.

Roni mengatakan bahwa UKW yang dilaksanakan sekarang merupakan upaya nyata dari MPI Pusat dan Lembaga UKW UMJ dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pers dan media. “Ada dua hal penting bagi insan pers, yaitu aspek media yang sehat dan sumber daya manusia yang berkualitas,” kata Roni.

Roni juga menjelaskan empat materi khas UKW yang digelar oleh MPI dan Lembaga UKW UMJ. Pertama, pemahaman terhadap tabayun atau verifikasi informasi (QS Al-Hujurat [49]: 6). Kedua, pemahaman keberpihakan media terhadap kaum papa (QS Al-Maun). Ketiga, pemahaman terhadap akhlak medsosiah. Keempat, pemahaman tentang fikih informasi.

“Kami berharap empat materi ini bisa menjadi pembeda dan ciri khas di UKW yang kami selenggarakan meskipun belum bisa diterapkan sepenuhnya. Kami ingin melihat kekhasan yang berbeda dari UKW lainnya. Kami berharap semua peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik. Jika semua rangkaian UKW ini dapat diikuti dengan baik, insya Allah semua wartawan akan kompeten,” pungkas Roni.

Selain Wakil Rektor I UM Bandung, Wakil Ketua MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan Direktur Lembaga UKW UMJ, hadir pula dalam acara ini Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Rommy Fibri Hardiyanto, Dewan Pakar MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah Wahyu Srigutomo, serta para penguji Uji Kompetensi Wartawan.***(FA/FK)

Festival Permainan Anak di UM Bandung Jadi Ajang Edukasi dan Promosi

Administrator

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sukses menggelar Festival Permainan Anak bertema Motek’Art 2024 pada Sabtu (06/07/2024). Acara hasil kerja sama dengan TK Labschool UM Bandung ini berlangsung di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan, lantai tiga UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752.

Ratusan anak-anak bersama orang tua mereka dari Kota Bandung khususnya Kecamatan Panyileukan memeriahkan kegiatan ini. Mereka antusias mencoba berbagai wahana permainan yang disediakan di auditorium.

Kaprodi PIAUD UM Bandung, Dian Kusumawati, mengungkapkan kebahagiaannya atas kesuksesan acara ini yang diikuti dengan antusias oleh ratusan anak-anak dan orang tua. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi rutinitas tahunan yang bertujuan mengisi liburan anak-anak dengan berbagai aktivitas yang menyenangkan dan edukatif.

”Kami sangat senang acara ini berlangsung dengan baik dan diikuti antusias ratusan anak-anak dan orang tua. Acara ini sangat bermanfaat untuk mengisi liburan anak-anak dengan berbagai kegiatan permainan edukatif dan menyenangkan,” ucap Dian.

Dian juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk praktik UAS dari beberapa mata kuliah, seperti pengembangan fisik motorik, pengembangan matematika dan sains, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). ”Dalam festival ini, kami memberikan berbagai kegiatan permainan yang melibatkan kerja sama antara orang tua dan anak-anak. Kami berharap festival ini bermanfaat bagi masyarakat. Keringat anak-anak ketika bermain di masa kecil akan mencerdaskan mereka di masa yang akan datang,” tambah Dian.

Ajang promosi

Kepala TK Labschool UM Bandung, Rizka Saputri, sangat bersyukur atas kesuksesan kegiatan ini yang disambut antusias oleh anak-anak dan orang tua. Selain sebagai ajang hiburan edukatif, kegiatan ini juga merupakan bentuk promosi TK Labschool UM Bandung. "Kegiatan ini sangat tepat dan menyenangkan bagi anak-anak karena mereka mendapatkan sarana hiburan yang bernilai pendidikan. Festival ini memberikan hiburan sekaligus nilai edukasi yang sangat bermanfaat untuk mengembangkan stimulasi perkembangan anak,” ujar Rizka.

Rizka mengapresiasi kegiatan ini karena dapat mempromosikan TK Labschool UM Bandung kepada para orang tua yang hadir di auditorium. ”Ini menjadi ajang yang sangat baik untuk memperkenalkan Prodi PIAUD dan TK Labschool UM Bandung kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Panyileukan dan umumnya masyarakat Kota Bandung,” kata Rizka.

Pada tahun ini, TK Labschool UM Bandung membuka pendaftaran siswa baru. ”Kita sudah membuka pendaftaran calon siswa baru. Kuotanya tinggal sedikit lagi. Jadi, buruan daftar dan gabung bersama TK Labschool UM Bandung,” ajak Rizka.

Apresiasi peserta

Para orang tua pun sangat bersyukur dan senang dengan adanya acara ini. Seperti yang dituturkan oleh Ibnu Hasyim, berbagai permainan di Motek'Art merupakan wahana edukasi yang membuat anak-anak bahagia. Permainan itu juga bagus untuk melatih motorik dan gerak anak-anak. ”Kegiatan ini menjadi harapan yang sangat baik bagi anak-anak. Mereka bermain dengan bahagia sambil belajar," ungkap Hasyim.

Ia berharap agar kegiatan ini bisa terus diadakan setiap tahun oleh PIAUD dengan lebih menarik. ”Semoga dengan kegiatan ini, tumbuh kembang anak-anak semakin meningkat,” pungkas Hasyim. Ada beragam permainan anak-anak yang disajikan dalam event yang sangat meriah ini. Di antaranya permainan bertema sains, matematika, teknologi, permainan tradisional, brain games, yoga, music and gymnastyc, dan creative games.***(FK/FA)

Berita Terkini

Lihat Semua Berita

Mahasiswa Manajemen UM Bandung Terpilih Jadi Duta Koperasi Jabar 2024

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Wijdan Fauzan Haqiqi, mahasiswa program studi Manajemen Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, berhasil meraih Juara Harapan 1 Kategori Pria pada Pemilihan Duta Koperasi Jawa Barat 2024. Acara tersebut digelar pada Sabtu, 13 Juli 2024, di Street Carnival Galuh Mas, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Jawa Barat.

Kompetisi tingkat provinsi ini diikuti oleh puluhan peserta dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Mengangkat tema “Koperasi Mendunia Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Jadi Koperasi ke-77. Wijdan mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas prestasi yang diraihnya.  

"Alhamdulillah, saya sangat senang bisa meraih penghargaan ini dan menjadi kebanggaan bagi diri saya sendiri," ucap Wijdan di kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, pada Rabu (17/07/2024).

Meskipun menghadapi beberapa kendala, Wijdan tetap semangat dan menikmati proses kompetisi dari awal hingga akhir. "Mungkin tantangan terbesar bagi saya adalah karena para peserta lainnya sudah memiliki pengalaman sebagai mojang jajaka di daerah masing-masing. Namun, alhamdulillah, saya bisa melewati tantangan tersebut dengan baik," kata Wijdan.

Sebagai mahasiswa Manajemen, Wijdan merasa bahwa ajang ini sangat relevan dengan dirinya, terutama dalam bidang kewirausahaan. "Ajang ini sangat relevan dan menjadi passion bagi saya, khususnya dalam bidang kewirausahaan," jelas mahasiswa yang juga memiliki bisnis konveksi ini.

Wijdan berharap melalui kegiatan ini, ia dapat memperluas jaringan relasi dan menyebarkan energi positif kepada masyarakat. "Saya juga ingin meningkatkan kapabilitas saya sebagai pebisnis agar lebih dipercaya oleh klien," tambahnya.

Edukasi Koperasi

Setelah terpilih sebagai Duta Koperasi, Wijdan bertekad untuk memberikan literasi mengenai pemanfaatan koperasi kepada masyarakat. "Masih banyak stigma di masyarakat yang menganggap koperasi hanya untuk simpan pinjam saja," ungkap Wijdan yang mewakili Kabupaten Sumedang sebagai Duta Koperasi.

Ia berharap masyarakat dapat melihat koperasi sebagai wadah yang bermanfaat untuk membantu kehidupan, misalnya dalam hal permodalan usaha. "Saya ingin masyarakat menyadari bahwa koperasi memiliki sisi produktif yang dapat membantu para pelaku UMKM dalam menjalankan bisnis," jelas Wijdan.

Wijdan juga berharap masyarakat dapat memiliki mentalitas produktif melalui koperasi, sehingga bisa membawa kemajuan ekonomi. "Saya berharap koperasi dapat memajukan ekonomi kreatif, khususnya di Jawa Barat," tandas Wijdan.***(FK)

Cameron Williamson