Blog

Kabar UMBandung

Kuliah untuk Masa Depan, UM Bandung Tawarkan Beragam Prodi Sesuai Kebutuhan Industri

UMBANDUNG.ID, Bandung -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) gelombang pertama tahun akademik 2027/2028 pada Senin (02/11/2026).

Pembukaan ini menjadi kesempatan bagi lulusan SMA, SMK, MA, dan sederajat dari seluruh Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di kampus yang mengintegrasikan keunggulan akademik, kompetensi profesional, kewirausahaan, dan nilai-nilai Islam.

Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto mengatakan bahwa pembukaan PMB gelombang pertama menjadi momentum penting bagi calon mahasiswa untuk merencanakan masa depan melalui pendidikan tinggi.

Menurutnya, pemilihan perguruan tinggi perlu dilakukan secara matang dengan mempertimbangkan kualitas pendidikan, lingkungan akademik, dan kesiapan kampus dalam membekali mahasiswa menghadapi perkembangan dunia kerja.

"Kami mengajak seluruh calon mahasiswa untuk tidak sekadar memilih tempat kuliah. Namun, menentukan lingkungan pendidikan yang mampu mengembangkan potensi dan mempersiapkan masa depan mereka. UM Bandung berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas, relevan dengan kebutuhan zaman, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam," ujar Herry di kampus UM Bandung pada Senin (02/11/2026).

Sejak 2024, UM Bandung telah meraih akreditasi institusi Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Capaian tersebut menjadi pengakuan terhadap mutu penyelenggaraan pendidikan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas kampus. UM Bandung juga memiliki lima fakultas dengan beragam pilihan prodi, termasuk dua program magister dan profesi apoteker.

"Akreditasi Baik Sekali menjadi salah satu bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kami optimis masyarakat semakin yakin bahwa UM Bandung merupakan pilihan yang tepat untuk menempuh pendidikan tinggi, mengembangkan kompetensi, sekaligus membangun karakter yang unggul dan berintegritas," ungkap Rektor.

Salah satu prodi yang menjadi daya tarik dalam PMB tahun ini adalah S1 Rekayasa Kosmetik. Kehadiran prodi tersebut menjadi langkah UM Bandung dalam merespons perkembangan industri kecantikan dan kosmetik yang membutuhkan tenaga profesional berkompetensi di bidang formulasi, pengembangan produk, pengujian mutu, inovasi, dan teknologi kosmetik.

Bidang keilmuan ini juga membuka peluang karier dan kewirausahaan seiring meningkatnya kebutuhan terhadap produk kosmetik yang inovatif, aman, dan berkualitas.

"Rekayasa Kosmetik menjadi salah satu prodi yang kami tawarkan kepada calon mahasiswa. Saat ini, industri kosmetik tidak hanya membutuhkan orang yang memahami produk kecantikan. Namun, butuh tenaga profesional yang mampu menciptakan, mengembangkan, dan menghadirkan inovasi produk yang berkualitas. Ini merupakan peluang menarik bagi generasi muda yang memiliki minat pada dunia kosmetik dan teknologi," jelasnya.

Rektor menambahkan bahwa UM Bandung terus mengembangkan pilihan prodi yang relevan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri.

Oleh karena itu, calon mahasiswa diharapkan tidak sekadar mengikuti tren dalam memilih jurusan. Namun, mempertimbangkan minat, bakat, kemampuan, dan peluang karier jangka panjang agar pendidikan yang ditempuh dapat memberikan manfaat optimal.

"Kami ingin lulusan UM Bandung tidak hanya memiliki ijazah, tetapi kompetensi, pengalaman, jiwa kewirausahaan, dan kemampuan beradaptasi. Pilihan prodi yang tepat akan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk membangun karier, menciptakan peluang usaha, bahkan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.

Melalui pembukaan PMB gelombang pertama, Rektor mengajak siswa kelas 12, lulusan sekolah menengah, dan orang tua dari berbagai daerah di Indonesia untuk mulai mempersiapkan pendidikan tinggi sejak dini.

Menurutnya, UM Bandung memiliki keunggulan sebagai bagian dari jaringan luas Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia serta memiliki jejaring kerja sama hingga tingkat internasional.

Jaringan tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pengembangan pendidikan, kolaborasi akademik, dan perluasan wawasan mahasiswa.

Selain didukung jaringan Muhammadiyah yang luas, UM Bandung juga memiliki gedung kampus sendiri dengan berbagai fasilitas penunjang kegiatan akademik dan kemahasiswaan.

Kampus ini juga terus memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri untuk mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa.

Kualitas pendidikan turut diperkuat oleh tenaga pengajar berpengalaman dengan latar belakang pendidikan dari berbagai kampus terkemuka di dalam dan luar negeri.

"Oleh karena itu, jangan menunggu sampai menjelang kelulusan untuk menentukan masa depan. Manfaatkan kesempatan pendaftaran gelombang pertama ini untuk mengenal lebih dekat UM Bandung, mempelajari pilihan prodi, dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari generasi muda yang unggul, kreatif, dan berdaya saing," pungkasnya.

Informasi lengkap mengenai persyaratan, pilihan prodi, dan proses pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi pmb.umbandung.ac.id dan umbandung.ac.id.

Calon mahasiswa juga dapat mengikuti perkembangan informasi melalui media sosial resmi UM Bandung, menghubungi layanan pesan singkat PMB di nomor 0813-9504-6574, atau datang langsung ke kampus UM Bandung di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung.***(FA)

Selengkapnya

Pemimpin Berkarakter Tak Cukup Bermodal Kejujuran, Kompetensi Juga Jadi Keharusan

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mendorong generasi muda untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang memiliki integritas, kompetensi, dan kemampuan berkolaborasi. Kepemimpinan dinilai tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi akhlak, karakter, dan kemampuan menghadapi perubahan zaman.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Strategic Youth Leadership yang digelar SYLPRO bersama Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) BEM UM Bandung. Kegiatan bertema "Become a Pentahelix Youth Leader" itu berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, UM Bandung, pada Sabtu (31/10/2026).

Mewakili Rektor UM Bandung, Kepala Bagian Kemahasiswaan Rikki Maulana Yusup mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, program kepemimpinan seperti ini penting untuk membekali mahasiswa dengan wawasan dan kompetensi baru agar mampu menjadi pemimpin yang baik dan terbuka terhadap kolaborasi.

Rikki mengatakan bahwa konsep pentahelix menekankan pentingnya kerja sama berbagai unsur dalam menghadapi persoalan dan menciptakan solusi. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat kemampuan mahasiswa untuk membangun jejaring dan menghasilkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Pembina Strategic Youth Leadership Community (SYLCOM) Haru Suandaru menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan akhlak harus berjalan beriringan dalam membentuk pemimpin yang berkualitas. Menurutnya, integritas dan kompetensi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kepemimpinan.

"Jujur saja tidak cukup. Kompetensi saja juga tidak cukup. Seorang pemimpin harus memiliki karakter, integritas, kapasitas, dan kompetensi profesional," tegas Haru.

Haru menjelaskan bahwa kepemimpinan tidak terbentuk secara tiba-tiba, tetapi melalui proses panjang yang dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga perguruan tinggi. Oleh karena itu, mahasiswa harus membiasakan diri bersikap jujur, bertanggung jawab, dan menjalankan kewajiban akademik dengan baik.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak melakukan kecurangan akademik, termasuk menyontek. Menurutnya, integritas harus dibangun sejak sekarang melalui kebiasaan sehari-hari, bukan baru diterapkan ketika seseorang menduduki jabatan kepemimpinan.

Dalam kesempatan tersebut, Haru turut menyinggung perubahan tantangan dunia kerja. Ia menilai persaingan memperoleh pekerjaan saat ini semakin kompleks sehingga pendidikan formal perlu diimbangi dengan keterampilan, pengalaman, dan kemampuan profesional.

Haru berharap SYLPRO dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan memahami tantangan masa depan. Kehadiran narasumber dari Kementerian Ketenagakerjaan RI juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan dunia kerja dan kompetensi yang dibutuhkan generasi muda.

Ia mengapresiasi kemampuan para pemuda dalam membangun kolaborasi untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Haru juga menyampaikan terima kasih kepada UM Bandung atas dukungan dan fasilitas yang diberikan serta berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lahirnya pemimpin muda yang amanah, berwawasan luas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.***(FA)

Selengkapnya

BEM UM Bandung Soroti Menurunnya Gairah Gerakan Mahasiswa dan Kompetensi Generasi Muda

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menyoroti menurunnya gairah gerakan mahasiswa dan kurangnya kompetensi khusus yang dimiliki generasi muda. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena mahasiswa dinilai semakin sibuk dengan kepentingan pribadi sehingga kontribusinya kepada masyarakat belum optimal.

Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden BEM UM Bandung Fajar Abidin dalam kegiatan Strategic Youth Leadership yang digelar SYLPRO bersama Kemenristek BEM UM Bandung. Kegiatan bertema "Become a Pentahelix Youth Leader" tersebut berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, UM Bandung, pada Sabtu (31/10/2026).

Fajar menilai generasi muda saat ini memiliki kemampuan dalam berbagai bidang, tetapi belum banyak yang benar-benar menguasai satu bidang secara mendalam. Menurutnya, kemampuan yang beragam perlu diimbangi dengan keahlian khusus agar mahasiswa mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata.

Ia juga mengungkapkan keresahannya terhadap semakin berkurangnya semangat mahasiswa dalam melakukan gerakan sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa yang seharusnya menjadi penggerak perubahan dinilai mulai kehilangan kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Fajar berharap mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan kepemimpinan, dan membangun kembali semangat untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial. Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara penyelenggara dan BEM UM Bandung dalam menghadirkan kegiatan pengembangan kepemimpinan generasi muda.

Sementara itu, Ketua Strategic Youth Leadership Community (SYLCOM) Abdullah Azzam mengatakan bahwa kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Tercatat ratusan peserta mendaftar dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Bandung Raya.

Menurut Azzam, SYLCOM berupaya menyediakan berbagai fasilitas dan akses pengembangan diri bagi generasi muda. Program tersebut diharapkan mampu membantu peserta meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja.

Azzam juga menyampaikan apresiasi kepada UM Bandung yang telah memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi pelajar dan mahasiswa agar semakin produktif, memiliki keterampilan yang relevan, serta mampu meningkatkan peluang kerja setelah menyelesaikan pendidikan.***

Selengkapnya

UMBandung

Islamic Technopreneurial University

Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung) berdasarkan Surat Izin Kemenristek Dikti No. 205/KPT/I/2016 yang diterbitkan pada tanggal 14 Juni 2016 menyelenggarakan 18 Program Studi unggulan. Cita-cita besar UMBandung adalah melahirkan para Teknopreneur Muda Islami, yang selain memiliki kemampuan akademis, tapi juga memiliki sikap mental dan enterpreneur skill/ kewirausahaan, serta memiliki kemampuan dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Dengan demikian, lulusan UMBandung Insya Allah akan memiliki peluang yang besar untuk membangun kehidupan yang lebih baik untuk dirinya maupun lingkungan sekitarnya.

UMBandung

Sambutan Rektor

Dengan bangga, saya memperkenalkan Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) kepada masyarakat Indonesia. Alhamdulillah, saat ini UM Bandung telah memperoleh Akreditasi Institusi “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi tahun 2024. Didirikan pada tahun 2016 di Kota Bandung, Jawa Barat, UM Bandung merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah pertama yang mengusung semangat Islamic Technopreneurial University. Sejak awal berdirinya, UM Bandung telah menjadi tempat pendidikan bagi generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia, dengan latar belakang budaya yang beragam, menciptakan suasana pembelajaran yang penuh warna. Sejalan dengan visinya, UM Bandung berkomitmen untuk mencetak generasi yang memiliki karakter Islami dan technopreneurial serta siap berkontribusi dan mengabdi untuk umat, bangsa, dan negara Indonesia.

Prof. Dr. Herry Suhardiyanto, M.Sc., IPU.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung

UMBandung

Keunggulan UM Bandung

Terakreditasi Baik Sekali

Berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 323/SK/BAN-PT/Ak/PT/III/2024

Islamic Integrated Curriculum

Kurikulum yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam yang memiliki karakter "Islamic Technopreneur"

Aplikasi Kurikulum

Aplikasi kurikulum diarahkan pada inovasi penemuan produk baru yang berbasis teknopreneurship dengan pendekatan hardskill dan softskill agar mahasiswa memeiliki karakter kreatif, mandiri, dan produktif.

Dosen Profesional

Dosen UMBandung merupakan lulusan S2,S3, dan profesor dari perguruan tinggi ternama.

Sarana & Prasarana Lengkap

Laboratorium, perpustakaan digital, ruang belajar variatif, digital class, dan ballroom.

Kampus di Lokasi Strategis

Gedung baru yang siap menunjang seluruh kebutuhan dan aktivitas perkuliahan serta riset dan pengembangan ilmu pengetahuan

Terdapat Banyak Beasiswa

UMBandung menyediakan banyak beasiswa bagi calon mahasiswa UMBandung.

Mahasiswa

Lulusan

Dosen Tetap