Blog

Kabar UMBandung

Karya Tulis Aulia Zakiyah Almardiyah Bawa UM Bandung Berjaya di Lomba Esai Psychopora UMS 2024

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung – Mahasiswa prodi Psikologi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Aulia Zakiyah Almardiyah berhasil menjadi juara dua lomba esai dalam Lomba Nasional S1: Psychopora UMS 2024 - Milad Fakultas Psikologi UMS. Esai karya Aulia itu berjudul “My Life My Film Series: Sebuah Strategi Pencarian Identitas Diri.”

Aulia bersyukur bisa berpartisipasi dalam acara ini dan berhasil merengkuh juara. Ia mengaku bahagia ikhtiarnya bisa membuahkan hasil meskipun ini pertama kali dirinya mengikuti lomba. “Pastinya senang banget karena pertama kali ikut lomba esai alhamdulillah bisa membawa nama baik UM Bandung dalam skala nasional,” ujarnya di UM Bandung pada Senin (27/05/2024).

Meskipun terbilang singkat dalam persiapan, Aulia tidak mendapatkan kesulitan berarti dalam penulisan esai yang akan diperlombakan. Hal itu karena Aulia mampu mengatur waktu dengan berbagai kegiatan perkuliahan dan aktivitas kampus yang cukup padat.

Ia terbiasa dengan dunia literasi. Ia selalu membaca berbagai baha belajar dari ragam bahan bacaan dan referensi, tidak hanya terkait prodi di UM Bandung, tetapi dari rumpun ilmu lain. Termasuk selama belajar dan menimba ilmu di UM Bandung.

Ia juga aktif menulis artikel populer di portal online. “Sebetulnya, selama kita paham seperti apa redaksi dan bagaimana struktur penulisan, insyaallah kita akan bisa membuat karya tulis yang otentik,”tuturnya.

Untuk bisa menghasilkan esai ilmiah ini, Aulia menyusun konsep sendiri ditambah dengan ide kreatif yang dipadukan dengan teori sehingga menghasilkan karya yang relevan. Esai karya gadis asal Majalengka ini menarik dibaca karena memuat informasi yang baik dengan penggunaan bahasa baku yang gampang dipahami.

“Gaya bahasa tulisan aku terkesan baku dan ilmiah bisa. Buku-buku yang aku baca dominan bertema self improvement, sejarah, atau novel Tere Liye dengan gaya bahasanya yang baku dan formal juga mempengaruhi gaya tulisan aku,” tandas mahasiswa UM Bandung angkatan 2021.

Kaprodi Psikologi UM Bandung Riyanda Utari turut bangga dan mengapresiasi capaian prestasi ini. Menurut Riyanda, prestasi ini adalah bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, dan semangat juang yang tinggi dalam mengembangkan kemampuan akademis dan intelektual. Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi, tambah Riyanda, tetapi membawa kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika prodi Psikologi UM Bandung.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkarya. Teruslah berinovasi dan memberikan kontribusi positif serta jangan pernah berhenti belajar dan mengembangkan diri. Sekali lagi selamat atas pencapaian yang luar biasa ini,” kata Riyanda.***(FA)

Selengkapnya

Sinergi Pendidikan, UM Bandung dan Universiti Malaysia Kelantan Sepakati Kerja Sama Strategis

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung — Universiti Malaysia Kelantan (UMK) dan Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melaksanakan penandatanganan kerja sama (MoU) pada Rabu (22/05/2024). Acara ini berlangsung di Ruang Rektorat UM Bandung.

Acara ini dihadiri oleh Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto, para Wakil Rektor UM Bandung, Rektor Universiti Malaysia Kelantan Razli bin Che Razak, para Dekan Fakultas UM Bandung, dan Kepala Bagian Kerja Sama Internasional UM Bandung.

Selain itu, hadir pula Dekan Fakultas Keusahawanan dan Perniagaan UMK Zailani Abdullah dan Director UMKCEE Muhammad Ashlyzan Razik. Penandatanganan kerja sama kedua kampus ini berlangsung khidmat dan lancar dengan diselingi makan siang bersama.

Rektor Universiti Malaysia Kelantan Razli bin Che Razak menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kerja sama dengan UM Bandung ini. "Kami sangat berterima kasih kepada Rektor UM Bandung atas penerimaan kerja sama dengan Universiti Malaysia Kelantan," ucapnya.

Razli juga menjelaskan bahwa kerja sama ini nantinya akan menghasilkan Key Performance Indicator (KPI) bagi kedua kampus. "Kita akan mengatur timeline program kerja sama antara Universiti Malaysia Kelantan dan UM Bandung untuk menetapkan KPI yang kita butuhkan," jelas Razli.

Oleh karena itu, ia berharap kerja sama ini dapat melaksanakan berbagai program yang bertujuan untuk mencapai (KPI) yang telah ditetapkan. "Banyak program yang akan kita jalankan, seperti pertukaran mahasiswa hingga mengadakan konferensi internasional untuk mencapai keunggulan bersama antara kedua universitas," tambahnya.

Razli juga berharap agar kerja sama ini dapat berjalan dengan sukses dalam beberapa tahun ke depan. "Semoga kerja sama ini tidak hanya berada di atas lembar kertas, tetapi dapat menciptakan aktivitas yang terukur kebermanfaatannya," imbuhnya.

Memperluas peluang

Kerja sama dengan kampus Malaysia untuk ke sekian kalinya ini juga ditanggapi antusias oleh Kabag Promosi dan PMB UM Bandung Abdul Rohim. Ia mengapresiasi langkah kerja sama ini karena akan semakin membuat sivitas UM Bandung khususnya mahasiswa dan dosen menambah jaringan internasional dalam pendidikan termasuk penelitian.

Kerja sama internasional antar kampus memberikan berbagai manfaat yang signifikan, baik bagi institusi pendidikan tinggi itu sendiri, mahasiswa, dosen, maupun masyarakat luas. Kerja sama internasional antar kampus merupakan strategi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, mendorong inovasi, dan mempersiapkan mahasiswa hingga staf untuk menghadapi tantangan global.

“Kerja sama antara Universiti Malaysia Kelantan dan Universitas Muhammadiyah Bandung ini diharapkan dapat membuka banyak peluang baru dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Insyaallah kerja sama ini akan memberikan kontribusi positif,” tandas Abdul Rohim.***(FK/FK)

Selengkapnya

Konsep Ekonomi Rasulullah SAW Jadi Fondasi Ekonomi Islam Modern

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung – Ketua program studi Ekonomi Syariah Yudistia Teguh Ali Fikri mengatakan bahwa konsep ekonomi pada masa Rasulullah SAW melahirkan prinsip-prinsip yang menjadi dasar bagi pemikiran ekonomi Islam hingga saat ini.

“Bahkan, pemikir Barat seperti Adam Smith, pembuat teori kapitalisme, mengambil inspirasi dari pemikiran-pemikiran tokoh Islam,” tutur Yudistia saat mengisi kajian Gerakan Subuh Mengaji seperti dikutip dari Youtube TVMU Channel pada Rabu (22/05/2024).

Perkembangan ekonomi Islam memiliki fase awal yang ditandai dengan pembangunan sistem ekonomi pada masa Nabi Muhammad SAW. Fase ini mencakup pendirian baitulmal, pendapatan dari zakat, infak, dan sedekah, serta kebijakan moneter yang melibatkan penggunaan alat tukar seperti dinar dan dirham.  “Pada masa itu, prinsip distribusi zakat telah diatur dengan profesional, memberikan kontribusi pada stabilitas ekonomi,” kata Yudistia.

Perkembangan ekonomi Islam berlanjut ke masa kekhalifahan, di mana tokoh seperti Abu Bakar, Umar bin Khattab, dan Utsman bin Affan menerapkan kebijakan ekonomi yang inovatif, seperti pembentukan baitulmal dan pengembangan infrastruktur.

Pada fase pertengahan, pemikiran ekonomi di masa Ibnu Taimiyah dan Ibnu Khaldun memainkan peran penting dalam pemikiran ekonomi Islam. Al-Maqrizi, misalnya, menggunakan zakat untuk mengatasi krisis ekonomi di Mesir.

“Fase modern ditandai dengan munculnya pemikiran ekonomi dari para pemikir seperti Muhammad Baqir Al-Sadr dan Sayyid Qutb. Mereka membentuk mazhab-mazhab ekonomi yang memengaruhi pemikiran ekonomi global,” ujar Yudistia.

Sementara itu, perkembangan ekonomi syariah di Indonesia dimulai pada awal abad ke-20 dengan lahirnya Sarekat Dagang Islam (SDI). Pada 1990-an, diskursus ekonomi syariah mulai berkembang sebagai alternatif bagi sistem kapitalisme dan sosialisme.

Inklusif dan berkelanjutan

Pemerintah Indonesia mulai serius memperhatikan perkembangan ekonomi syariah pada tahun 2016 dengan pembentukan KNKS. Ini mencakup sektor makanan halal, pariwisata, industri kreatif, farmasi, dan perbankan syariah. Industri kreatif, seperti media dan mode, memiliki potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi syariah.

“Sektor perbankan syariah telah berkembang pesat di Indonesia, dengan bank-bank seperti Bank Muamalat menjadi percontohan. Lembaga-lembaga keuangan sosial, seperti lembaga zakat, juga berperan penting dalam distribusi keadilan ekonomi,” ungkap Yudistia.

Potensi ekonomi syariah di Indonesia meliputi industri makanan halal, pariwisata, media, dan keuangan syariah. Pemerintah dan pelaku ekonomi perlu bekerja sama untuk mengoptimalkan potensi ini demi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Tantantan ke depan

Yudistia berharap dengan pemahaman yang lebih baik tentang konsep ekonomi syariah, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan potensi ekonomi Islam di Indonesia secara lebih luas dan berkelanjutan.

Adapun tantangan ke depan, kata Yudistia, yakni soalnya kurang literasi, minimnya sumber daya manusia, termasuk mengembangkan penelitian dan pengembangan. Misalnya saja mengembangkan ilmu ekonomi Islam dengan mendirikan program penelitian ekonomi Islam di perguruan tinggi. Tantangan lainnya adalah soal fatwa, regulasi, dan tata kelola.***(FA)

Selengkapnya

UMBandung

Islamic Technopreneurial University

Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung) berdasarkan Surat Izin Kemenristek Dikti No. 205/KPT/I/2016 yang diterbitkan pada tanggal 14 Juni 2016 menyelenggarakan 18 Program Studi unggulan. Cita-cita besar UMBandung adalah melahirkan para Teknopreneur Muda Islami, yang selain memiliki kemampuan akademis, tapi juga memiliki sikap mental dan enterpreneur skill/ kewirausahaan, serta memiliki kemampuan dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Dengan demikian, lulusan UMBandung Insya Allah akan memiliki peluang yang besar untuk membangun kehidupan yang lebih baik untuk dirinya maupun lingkungan sekitarnya.

UMBandung

Sambutan Rektor

Dengan bangga saya memperkenalkan Universitas Muhammadiyah Bandung, dikenal dengan singkatan UMBANDUNG kepada masyarakat Indonesia. Didirikan pada tahun 2016 di kota kembang Bandung, Jawa Barat, UMBANDUNG merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah pertama yang mempelopori semangat “Islamic Technopreneurial University”. Sejak berdiri, UMBANDUNG menjadi tempat Pendidikan generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia dengan karakter budaya yang berbeda-beda sehingga atmosfer pembelajaran di kampus ini berwarna-warni. Sejalan dengan visinya, UMBANDUNG akan menjadi kampus yang mencetak lahirnya generasi yang memiliki karakter Islamic dan Technopreneurial secara konsisten sehingga dapat berkontribusi dan mengabdi pada umat, bangsa, dan negara Indonesia.

Prof. Dr. Herry Suhardiyanto, M.Sc., IPU.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung

UMBandung

Keunggulan UM Bandung

Terakreditasi Baik Sekali

Berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 323/SK/BAN-PT/Ak/PT/III/2024

Islamic Integrated Curriculum

Kurikulum yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam yang memiliki karakter "Islamic Technopreneur"

Aplikasi Kurikulum

Aplikasi kurikulum diarahkan pada inovasi penemuan produk baru yang berbasis teknopreneurship dengan pendekatan hardskill dan softskill agar mahasiswa memeiliki karakter kreatif, mandiri, dan produktif.

Dosen Profesional

Dosen UMBandung merupakan lulusan S2,S3, dan profesor dari perguruan tinggi ternama.

Sarana & Prasarana Lengkap

Laboratorium, perpustakaan digital, ruang belajar variatif, digital class, dan ballroom.

Kampus di Lokasi Strategis

Gedung baru yang siap menunjang seluruh kebutuhan dan aktivitas perkuliahan serta riset dan pengembangan ilmu pengetahuan

Terdapat Banyak Beasiswa

UMBandung menyediakan banyak beasiswa bagi calon mahasiswa UMBandung.

Mahasiswa

Lulusan

Dosen Tetap