Blog

Kabar UMBandung

Dekan FSH Harap Workshop Psikologi Islam Lahirkan Riset dan Kolaborasi Konkret

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Irianti Usman, menegaskan bahwa pengembangan kurikulum Psikologi Islam memerlukan fondasi akademik yang kuat serta dukungan kolaborasi internasional agar dapat berkembang secara sistematis dan ilmiah.

Hal tersebut disampaikan Irianti dalam kegiatan "International Islamic Psychology Workshop: Tawhidic Epistemology and Practice" yang diselenggarakan FSH UM Bandung bekerja sama dengan International Islamic University Malaysia (IIUM) pada Kamis (07/05/2026).

Workshop internasional tersebut menghadirkan dua pakar Psikologi Islam dunia, yakni Shukran Abd. Rahman dan Usman Jaffer. Keduanya hadir untuk memperkuat pengembangan epistemologi dan praktik Psikologi Islam di lingkungan akademik.

Menurut Irianti, kehadiran para ahli tersebut menjadi langkah penting dalam membangun landasan ilmiah bagi pengembangan Psikologi Islam di Indonesia. “Kehadiran para ahli diharapkan mampu memberikan fondasi ilmiah yang kokoh bagi kita semua,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari ikhtiar UM Bandung dalam menjembatani penyusunan kurikulum Psikologi Islam yang valid, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Irianti menilai penyusunan kurikulum Psikologi Islam bukan pekerjaan sederhana. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi, pertukaran gagasan, dan pendampingan dari para ahli agar pengembangannya berjalan lebih komprehensif.

Workshop tersebut diikuti lebih dari 50 peserta yang berasal dari berbagai institusi dan organisasi, seperti dosen Psikologi UM Bandung, asosiasi Psikologi Islam, IMAMUPSI, ‘Aisyiyah, hingga perguruan tinggi seperti UIN dan UNISBA.

Menurut Irianti, keterlibatan berbagai unsur dalam forum ilmiah tersebut menjadi potensi besar untuk membangun jejaring dan kerja sama dalam pengembangan Psikologi Islam di masa depan.

Irianti juga menyampaikan apresiasi kepada Nor Faridah Abdul Manaf yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Termasuk membantu menghadirkan dua pakar Psikologi Islam dunia sebagai kontribusi terhadap pengembangan keilmuan berbasis Islam.

Melalui workshop ini, Irianti berharap forum ilmiah tersebut tidak berhenti pada diskusi semata. Namun, dapat berkembang menjadi kerja sama konkret dalam pengembangan kurikulum, penelitian bersama, dan integrasi nilai-nilai Islam dalam dunia akademik.***(FA)

Selengkapnya

OPSI 2026 Diharapkan Tingkatkan Minat Generasi Muda di Bidang Akuntansi

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Olimpiade Akuntansi (OPSI) 2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaksi) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung pada Rabu (06/05/2026) melahirkan sejumlah juara dari berbagai kategori lomba.

Ajang ini menjadi wadah bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan dan semangat kompetitif di bidang akuntansi.

Pada kategori esai, siswa SMKS Krija Bakti Utama, Agita Gian Azaria, berhasil meraih juara pertama. Gita mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut meski sempat menghadapi tantangan dalam menentukan ide dan judul esai.

“Tantangan terbesar saya saat membuat esai adalah mencari ide dan menentukan judul. Namun, saya yakin bisa melewatinya,” ujarnya.

Sementara itu, kategori cerdas cermat dimenangkan oleh tim SMK Insan Prima Mandiri Garut. Mereka mengungkapkan keberhasilan tersebut diraih melalui latihan intensif dan dukungan penuh dari guru pembimbing.

“Kami belajar setiap hari dari pagi sampai malam. Semua ini juga berkat bimbingan Ibu Indah yang sangat sabar,” ungkap mereka.

Adapun juara pertama kategori debat kembali diraih SMKS Krija Bakti Utama. Tim debat mengaku terkejut sekaligus bahagia karena baru pertama kali mengikuti lomba debat.

“Kami senang dan bersyukur bisa menjadi juara. Semua latihan dan arahan pembimbing sangat membantu,” ujar tim debat.

Kaprodi Akuntansi UM Bandung, Iman Harjono, mengapresiasi seluruh peserta dan panitia OPSI 2026. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan potensi dan membangun jejaring antarpelajar.

Sementara itu, Ketua Pelaksana OPSI 2026, Shyntia Putri Syafira, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkembang dan berprestasi di bidang akademik, khususnya akuntansi.***

Selengkapnya

Kaprodi PAI UM Bandung Ungkap 5 Indikator Pendidikan Islam Berkualitas

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memperkuat sinergi antara nilai-nilai keislaman dan arah pendidikan nasional.

Hal tersebut disampaikan Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah Bandung Iim Ibrohim dalam kajian di Masjid Mujahidin pada Senin (04/05/2026).

Dalam paparannya, Iim menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada capaian akademik. Menurutnya, pendidikan harus mampu membentuk generasi yang utuh.

“Pendidikan harus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tema Hardiknas 2026 yang diusung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yakni “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu”.

Menurutnya, tema tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Mutu pendidikan adalah kesesuaian layanan dengan standar dan harapan masyarakat, yang pada akhirnya melahirkan lulusan yang berdaya saing,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iim menjelaskan bahwa dalam perspektif Islam, mutu pendidikan memiliki landasan kuat yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis.

Ia menyebutkan terdapat lima indikator utama yang menjadi pijakan dalam membangun pendidikan Islam yang berkualitas.

Indikator pertama adalah penguatan akidah sebagaimana tercantum dalam QS. Luqman ayat 13.

“Generasi unggul adalah generasi yang memiliki tauhid yang kokoh dan terbebas dari kesyirikan,” tuturnya.

Indikator kedua adalah pembentukan akhlakul karimah. “Pendidikan harus melahirkan manusia berakhlak mulia sebagaimana nilai dalam QS. Al-Qalam,” tambahnya.

Selanjutnya, indikator ketiga adalah penguatan budaya literasi yang berakar dari perintah “iqra” dalam QS. Al-Alaq. Indikator keempat adalah penguasaan keterampilan aplikatif.

“Ilmu tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi kehidupan, sebagaimana isyarat dalam QS. Al-Anfal ayat 60,” ujarnya.

Adapun indikator kelima adalah terbentuknya pribadi yang aman dan membawa manfaat bagi lingkungan.

Iim mengutip hadis riwayat Tirmidzi yang menegaskan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat dan tidak merugikan orang lain.

Untuk mewujudkan kelima indikator tersebut, Iim menekankan pentingnya konsep “Partisipasi Semesta”.

Ia menilai pendidikan tidak dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi semua pihak. “Orang tua, guru, dan masyarakat harus terlibat aktif dalam proses pendidikan,” tegasnya.

Ia pun mengajak orang tua untuk berperan aktif dalam menumbuhkan budaya literasi anak melalui kebiasaan sederhana.

“Luangkan setidaknya 15 menit setiap hari untuk membacakan buku kepada anak. Kebiasaan ini akan menumbuhkan minat baca sejak dini,” imbaunya.

Di sisi lain, Iim juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah dan dunia usaha dalam membangun ekosistem pendidikan yang komprehensif. 

“Peran industri sangat diperlukan, baik dalam mendukung proses pendidikan maupun dalam menyerap lulusan agar siap menghadapi dunia kerja,” katanya.

Menutup pemaparannya, Iim menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergi menjadi kunci utama keberhasilan pendidikan nasional.

“Upaya ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul untuk masa depan Indonesia,” pungkasnya.***

Selengkapnya

UMBandung

Islamic Technopreneurial University

Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung) berdasarkan Surat Izin Kemenristek Dikti No. 205/KPT/I/2016 yang diterbitkan pada tanggal 14 Juni 2016 menyelenggarakan 18 Program Studi unggulan. Cita-cita besar UMBandung adalah melahirkan para Teknopreneur Muda Islami, yang selain memiliki kemampuan akademis, tapi juga memiliki sikap mental dan enterpreneur skill/ kewirausahaan, serta memiliki kemampuan dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Dengan demikian, lulusan UMBandung Insya Allah akan memiliki peluang yang besar untuk membangun kehidupan yang lebih baik untuk dirinya maupun lingkungan sekitarnya.

UMBandung

Sambutan Rektor

Dengan bangga, saya memperkenalkan Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) kepada masyarakat Indonesia. Alhamdulillah, saat ini UM Bandung telah memperoleh Akreditasi Institusi “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi tahun 2024. Didirikan pada tahun 2016 di Kota Bandung, Jawa Barat, UM Bandung merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah pertama yang mengusung semangat Islamic Technopreneurial University. Sejak awal berdirinya, UM Bandung telah menjadi tempat pendidikan bagi generasi muda dari berbagai daerah di Indonesia, dengan latar belakang budaya yang beragam, menciptakan suasana pembelajaran yang penuh warna. Sejalan dengan visinya, UM Bandung berkomitmen untuk mencetak generasi yang memiliki karakter Islami dan technopreneurial serta siap berkontribusi dan mengabdi untuk umat, bangsa, dan negara Indonesia.

Prof. Dr. Herry Suhardiyanto, M.Sc., IPU.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung

UMBandung

Keunggulan UM Bandung

Terakreditasi Baik Sekali

Berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 323/SK/BAN-PT/Ak/PT/III/2024

Islamic Integrated Curriculum

Kurikulum yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam yang memiliki karakter "Islamic Technopreneur"

Aplikasi Kurikulum

Aplikasi kurikulum diarahkan pada inovasi penemuan produk baru yang berbasis teknopreneurship dengan pendekatan hardskill dan softskill agar mahasiswa memeiliki karakter kreatif, mandiri, dan produktif.

Dosen Profesional

Dosen UMBandung merupakan lulusan S2,S3, dan profesor dari perguruan tinggi ternama.

Sarana & Prasarana Lengkap

Laboratorium, perpustakaan digital, ruang belajar variatif, digital class, dan ballroom.

Kampus di Lokasi Strategis

Gedung baru yang siap menunjang seluruh kebutuhan dan aktivitas perkuliahan serta riset dan pengembangan ilmu pengetahuan

Terdapat Banyak Beasiswa

UMBandung menyediakan banyak beasiswa bagi calon mahasiswa UMBandung.

Mahasiswa

Lulusan

Dosen Tetap