684 Lulusan Bersiap Wisuda, UM Bandung Matangkan Berbagai Persiapan

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Suasana Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mulai terasa lebih sibuk menjelang pelaksanaan Wisuda ke-9. Pada Sabtu, 12 September 2026, sebanyak 684 wisudawan dan wisudawati akan mengikuti prosesi wisuda di Auditorium KH Ahmad Dahlan.

Bagi mahasiswa yang sudah melewati perjalanan panjang di bangku kuliah, wisuda tentu menjadi salah satu momen yang paling dinanti. Setelah melewati berbagai tugas, ujian, praktikum, hingga menyelesaikan tugas akhir, akhirnya tiba juga waktunya mengenakan toga dan merayakan kelulusan bersama keluarga.

Karena itu, UM Bandung terus mematangkan berbagai persiapan agar momen penting tersebut berlangsung nyaman, tertib, dan berkesan. Persiapan dilakukan bukan hanya untuk memastikan acara berjalan lancar. Namun, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para lulusan dan keluarga yang hadir.

Sejumlah kebutuhan mulai disiapkan, dari pengamanan dan pengaturan parkir hingga penataan serta mempercantik Auditorium KH Ahmad Dahlan. Penampilan Tapak Suci juga akan menjadi bagian dari rangkaian acara. Adapun paduan suara mahasiswa UM Bandung terus berlatih untuk menyiapkan lagu-lagu pengiring prosesi.

Persiapan juga dilakukan di berbagai sisi yang mungkin tidak terlalu terlihat oleh peserta, tetapi cukup penting untuk kelancaran acara. Pengaturan alur lalu lintas, keamanan dan ketertiban, kebersihan, clean area, hingga penerapan konsep zero sampah turut menjadi perhatian panitia.

Untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung, panitia juga menyiapkan layanan kesehatan, pos kesehatan, area siaga, serta jalur keselamatan. Dengan begitu, peserta dan tamu dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan lebih nyaman.

Wisuda ke-9 UM Bandung akan diikuti 684 lulusan dari lima fakultas dan 18 program studi strata satu. Karena jumlah peserta cukup banyak, prosesi wisuda akan dibagi menjadi dua sesi.

Sesi pertama dijadwalkan berlangsung pukul 07.30 hingga 10.30 WIB. Sementara sesi kedua akan dilaksanakan pukul 13.30 hingga 16.30 WIB.

Kemeriahan wisuda juga diperkirakan akan terasa di luar auditorium. Orang tua dan wali wisudawan-wisudawati akan datang dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya dari sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Kehadiran keluarga dalam jumlah besar tentu membuat kawasan kampus UM Bandung di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, menjadi lebih ramai. Karena itu, kepadatan kendaraan juga menjadi salah satu hal yang sudah diantisipasi panitia.

Ketua Panitia Wisuda Ke-9 UM Bandung yang juga Kepala Bagian Administrasi Pendidikan Esty Faatinisa mengatakan persiapan hingga saat ini berjalan dengan baik dan maksimal.

“Seluruh tahapan persiapan sejak awal hingga hari ini telah berjalan dengan baik,” ujar Esty di sela-sela persiapan acara di UM Bandung pada Rabu (9/9/2026).

Esty mengajak seluruh peserta wisuda untuk mengikuti prosesi dengan tertib dan khidmat. Menurutnya, suasana bahagia dalam perayaan wisuda tetap perlu dibarengi dengan kesadaran untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang melintasi Jalan Soekarno-Hatta apabila nantinya terjadi sedikit perlambatan arus lalu lintas. Hal tersebut diperkirakan terjadi karena kendaraan peserta wisuda beserta orang tua dan wali akan memadati kawasan kampus.

Wisuda ke-9 UM Bandung mengusung tema “Berintegritas, Berkemajuan, dan Berdampak.” Tema tersebut menjadi pesan bahwa kelulusan bukan sekadar akhir dari perjalanan akademik, tetapi juga awal untuk menerapkan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama kuliah.

Setelah prosesi wisuda selesai, para lulusan akan memasuki fase baru dengan berbagai pilihan dan tantangan. Ada yang melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, membangun usaha, maupun mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Apa pun langkah yang dipilih, bekal akademik dan pengalaman selama berada di kampus diharapkan dapat menjadi fondasi untuk terus berkembang sekaligus memberi manfaat.

Dengan begitu, wisuda bukan hanya tentang satu hari mengenakan toga. Lebih dari itu, wisuda menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan yang sudah dilalui sekaligus menyiapkan langkah berikutnya.***(FA)