Diskusi di DPRD, Mahasiswa UM Bandung Bahas Tata Kelola Pemerintahan

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Program Studi bersama Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (Humanistik) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melaksanakan kunjungan akademik ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung pada Selasa, 17 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap peran strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial di tengah dinamika pembangunan perkotaan.

Diskusi yang digelar menghadirkan Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, Iman Lestariyono, bersama Aswan Asep Wawan sebagai narasumber. Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa Administrasi Publik UM Bandung dari angkatan 2022 hingga 2025.

Dalam pemaparannya, Iman menegaskan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, merupakan aset penting dalam pembangunan daerah. Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem yang mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan sosial.

Iman juga mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi turut berperan aktif dalam proses perumusan kebijakan publik. Menurutnya, perubahan tidak akan terwujud tanpa adanya keterlibatan dan gerakan nyata dari generasi muda.

Sementara itu, Aswan Asep Wawan menyoroti pentingnya kebijakan publik yang tidak semata berorientasi pada capaian indikator pembangunan, tetapi juga pada pembentukan nilai-nilai sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.

Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan dan pengawasan kebijakan merupakan kunci terwujudnya tata kelola pemerintahan yang responsif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Komisi IV DPRD Kota Bandung berharap ruang dialog antara pemangku kebijakan dan masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, dapat semakin diperkuat sekaligus melahirkan gagasan serta rekomendasi konstruktif yang berpihak pada kepentingan generasi muda.

Sementara itu, Program Studi Administrasi Publik dan Humanistik UM Bandung menilai kunjungan ini sebagai langkah awal dalam membangun kolaborasi berkelanjutan guna mewujudkan Kota Bandung yang lebih inklusif, cerdas, dan berjiwa sosial.***