Dosen UM Bandung: Green Business Jadi Kunci UMK Berdaya Saing

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Dosen Prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Suparjiman MM menekankan pentingnya penerapan green business. Menurutnya, konsep bisnis hijau kini semakin mendapat perhatian luas seiring meningkatnya kesadaran menjaga lingkungan.

Ia menyebut bisnis hijau hadir sebagai jawaban atas isu global warming dan perubahan iklim. Masyarakat juga mulai memilih produk ramah lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap bumi.

Suparjiman menjelaskan, bisnis hijau tidak sebatas label ramah lingkungan pada produk. Seluruh proses usaha dari produksi hingga distribusi harus benar-benar mendukung keberlanjutan.

Tujuan utama green business adalah meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Selain itu, bisnis hijau juga memberi nilai tambah bagi masyarakat sekaligus keuntungan finansial.

American Marketing Association (AMA) merumuskan tiga aspek green marketing. Yaitu retailing, social marketing, dan environments yang menekankan produksi dan promosi ramah ekologis.

Bagi UMK, peluang bisnis hijau sangat beragam dan menjanjikan. Mulai dari pertanian organik, fashion berkelanjutan, daur ulang, transportasi ramah lingkungan, hingga energi terbarukan.

Suparjiman menegaskan, bisnis hijau adalah strategi UMK untuk berdaya saing sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. “Bisnis ini bukan tren, tetapi kebutuhan mendesak agar bumi tetap terjaga,” pungkasnya.***(FA)