Enam Medali Dibawa Pulang, Tapak Suci UM Bandung Ukir Prestasi Membanggakan

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Kejuaraan yang berlangsung di GOR Gymnasium UPI, lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia Kota Bandung diikuti ratusan pesilat dari beragam jenjang, mulai tingkat sekolah dasar hingga kategori umum. Atmosfer kompetisi pun berlangsung ketat dan penuh sportivitas.

Seperti edisi sebelumnya, BLAC ke-7 mempertandingkan beragam nomor, antara lain kategori tanding, solo kreatif, tunggal senjata, hingga tunggal tangan kosong.

Ragam kategori tersebut menuntut kesiapan teknik, mental, dan stamina para atlet.

Dari total enam penghargaan yang diraih, PC TSPM UM Bandung mengoleksi 1 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Raihan ini menegaskan konsistensi prestasi Tapak Suci UM Bandung dalam kompetisi tingkat regional.

Medali emas disumbangkan oleh Andrian Pratama pada kategori tanding.

Mahasiswa Program Studi Farmasi ini mengaku bersyukur atas capaian tersebut dan menilai regulasi pertandingan tahun ini tidak jauh berbeda dari sebelumnya.

“Teknis pertandingannya memang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Cuma beda peraturan saja dari tahun lalu,” ujar Andrian pada Jumat (27/02/2026).

Ia menuturkan, persiapan menuju kejuaraan dilakukan selama kurang lebih tiga bulan melalui latihan intensif bersama tim.

Meski sempat ragu untuk ikut bertanding, dukungan rekan-rekan membuatnya mantap turun gelanggang.

“Awalnya memang ada keraguan untuk ikut pertandingan tersebut. Cuma karena diajak teman akhirnya saya mengikuti pertandingan,” tuturnya.

Bagi Andrian, keberhasilan ini menjadi pemantik semangat untuk menatap target yang lebih tinggi.

“Harapan saya semoga bisa menjadi yang lebih baik dan bisa menjadi atlet nasional ke depannya,” tegasnya.

Sementara itu, prestasi juga diraih Azka Azaliyah Zahrani, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UM Bandung, yang meraih medali perak pada kategori seni tunggal.

Dalam nomor ini, peserta diberi waktu lebih dari satu menit untuk menampilkan rangkaian jurus di hadapan dewan juri.

“Ada beberapa penilaian dari juri, mulai dari keindahan gerakan, ketepatan, tenaga yang dikeluarkan, hingga ketepatan waktu,” jelas Azka.

Meski sempat menemui kendala, ia mampu menguasai penampilan hingga menyelesaikan rangkaian jurus sesuai durasi.

“Alhamdulillah dengan perjuangan dan kerja keras saya bisa menempuh waktu yang sesuai,” ungkapnya.

Azka berharap dapat terus menekuni dunia pencak silat seiring perjalanan akademiknya.

“Semoga ke depannya bisa di titik mengharumkan nama Indonesia suatu saat nanti melalui pertandingan semacam ini,” pungkasnya.

Selain Andrian dan Azka berikut beberapa nama peraih medali oleh anggota PC TSPM UM Bandung dalam kejuaraan BLAC ke-7 berikut ini ***(FK)

  • Andrian Pratama     (Mahasiswa Prodi Farmasi)                  Medali Emas Kategori Tanding
  • Ivan Adinata             (Mahasiswa Prodi PAI)                          Medali Perak Kategori Tanding
  • Azka Azaliyah Zahrani (Mahasiswa Prodi KPI)                    Medali Perak Kategori Seni Tunggal
  • Zulfahmi Fauzan      (Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah) Medali Perunggu Kategori Tanding
  • Rizal Hafidin             (Mahasiswa Prodi Manajemen)           Medali Perunggu Kategori Tanding
  • Dio Fenando              (Mahasiswa Prodi Agribisnis)              Medali Perunggu Kategori Tanding