Green House UM Bandung Jadi Laboratorium Pertanian Modern

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mengadakan kegiatan ”Panen Akhir Pekan Bersama Rektor” pada Sabtu (23/05/2026).

Acara yang berlangsung di Green House Kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, itu dihadiri oleh Rektor UM Bandung, Dekan Sains dan Teknologi, dosen hingga para mahasiswa khususnya dari Prodi Agribisnis. 

Dalam kegiatan tersebut mengangkat tema ”Menyemai Harap, Memanen Berkah” ini, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Arief Yunan mengatakan bahwa hasil panen dari green house tersebut merupakan pengaplikasian ilmu yang didapat oleh para mahasiswa selama perkuliahan.

”Hari ini kita bukan hanya sekedar memanen hasil pertanian, melainkan kita memanen hasil kerja keras kita,” ucap Arief.

Menurutnya, green house menjadi laboratorium terbuka kampus untuk melakukan berbagai inovasi dari hasil pembelajaran dan riset yang turun kelapangan.

”Di sini mahasiswa belajar tentang siklus tanaman, manajemen lingkungan, hingga prinsip agribisnis yang berkelanjutan,” terangnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap bahwa kegiatan tersebut menjadi awal pengalaman bagi mahasiswa dalam menciptakan inovasi riset dan usaha yang berdampak.

”Semoga green house ini juga terus berkembang menjadi pusat keunggulan pertanian modern di kampus kita,” kata Arief.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Agribisnis UM Bandung Albar Yuwar Dhanuwinata sangat bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut.

Albar mengatakan bahwa selain pengaplikasian pembelajaran di kampus, kegiatan tersebut juga sebagai pembelajaran penting untuk terjun ke masyarakat.

”Tentu dengan hasil  yang kita praktekkan di green house ini, kita ingin memperkenalkannya juga kepada masyarakat sekitar,” ujar Albar.

Dia menerangkan bahwa para mahasiswa mendapatkan manfaat dari adanya green house UM Bandung karena mereka bisa mempelajari pertanian modern dan konvensional.

”Saya berharap semoga ke depannya para mahasiswa yang lain bisa tertarik dengan sistem pembelajaran pertanian modern ataupun konvensional,” terangnya.

Urban green campus

Atas kegiatan ini, Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto sangat mengapresiasi adanya kegiatan tersebut.

Menurut Rektor, adanya green house tersebut bisa mendorong dan mewujudkan UM Bandung sebagai model green campus untuk tipe urban green campus.

”Kita bisa melakukan upaya untuk menghadirkan teknologi dalam memproduksi sesuatu di green house ini,” ungkap Rektor.

Salah satu teknologi yang bisa dihadirkan, kata Rektor, yakni pemanfaatan air hujan di dalam green house.

”Kita bisa panen air hujan dari atap, lalu dianalisis kualitas airnya, dan diperkaya dengan larutan yang diberikan unsur hara,” tinjaunya.

Tidak hanya itu, green house UM Bandung juga dapat menjadi laboratorium lintas keilmuan.

”Mahasiswa dari lintas program studi lainnya pun bisa ikut membantu di green house ini, entah itu dari produksinya bahkan pemasarannya,” tandasnya.

Pada panen kali ini, sayuran yang dipanen adalah pakcoi dan selada yang menghampar hiau.***(FK)