Kepengurusan Baru Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan UM Bandung Resmi Dilantik

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Pengurus Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (Himtekpa) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung periode 2025–2026 resmi dilantik pada Selasa (20/01/2026) di lantai dua Gedung UM Bandung. Pelantikan tersebut mengusung tema “Menumbuhkan Kolaborasi dan Profesionalisme dalam Kepengurusan Himtekpa” sebagai komitmen awal pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi.

Ketua Himtekpa terpilih, Muhammad Fathir Lukman Nur Hakim, menyatakan kesiapan seluruh jajaran pengurus untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, kepercayaan diri, dan sikap profesional. Ia menegaskan bahwa Himtekpa berkomitmen untuk terus berkontribusi positif serta mengharumkan nama himpunan dan almamater Universitas Muhammadiyah Bandung.

Fathir menjelaskan, kepengurusan baru akan segera menyusun dan menjalankan berbagai program kerja hingga akhir masa jabatan. Menurutnya, Himtekpa tidak hanya menjadi wadah pengembangan potensi akademik mahasiswa, tetapi juga ruang membangun jejaring pertemanan, solidaritas, dan rasa kekeluargaan antarmahasiswa Teknologi Pangan.

Sejumlah program yang direncanakan, lanjut Fathir, mencakup kegiatan akademik dan ilmiah sebagai sarana peningkatan kapasitas mahasiswa, termasuk pengembangan potensi melalui aktivitas di luar kampus. Ia berharap seluruh pengurus mampu menjaga komitmen bersama, saling mendukung, serta berperan aktif dalam mencetak mahasiswa yang unggul secara akademik sekaligus matang secara sosial.

Sementara itu, dosen Program Studi Teknologi Pangan yang juga mewakili Pembina Himtekpa, Saepul Adnan, menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya dan ucapan selamat kepada pengurus baru. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menghadirkan semangat, suasana, dan energi baru dalam menjalankan organisasi.

Adnan menekankan pentingnya kolaborasi dan profesionalisme sebagai kunci keberlanjutan organisasi. Ia mengibaratkan organisasi sebagai api unggun yang hanya akan terus menyala jika ada bahan bakar, di mana peran ketua dan pengurus menjadi penentu utama hidup dan berkembangnya organisasi.

Lebih lanjut, Adnan mendorong Himtekpa untuk memperluas jejaring kerja sama lintas kampus, baik di lingkungan Muhammadiyah maupun dengan perguruan tinggi lain di Bandung dan Jawa Barat. Kolaborasi tersebut, menurutnya, harus dibangun secara profesional agar menghasilkan program-program yang kreatif, berdampak, dan mencerminkan kualitas mahasiswa Teknologi Pangan UM Bandung.

Ia juga mengajak para aktivis Himtekpa memanfaatkan masa mahasiswa untuk memperluas pengalaman melalui kerja sama dengan lembaga pemerintah, NGO, dan dunia industri. “Kesempatan ini sangat berharga jika dimanfaatkan sejak mahasiswa, karena setelah lulus, ruang akses tersebut tidak lagi sebebas saat masih kuliah,” pungkas Adnan.***