Melalui Musykom 2026, IMM Saintek UM Bandung Perkuat Regenerasi Kepemimpinan Kader

BANDUNGMU.COM, Bandung -- Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Saintek Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sukses menyelenggarakan Musyawarah Komisariat (Musykom) 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan PK IMM Saintek UM Bandung Menuju Organisasi yang Adaptif dan Progresif” dan dilaksanakan pada Jumat (24/01/2026) di SMP Muhammadiyah 9 Kota Bandung.

Musykom merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat komisariat yang berfungsi sebagai wadah evaluasi kepemimpinan periode sebelumnya sekaligus merumuskan arah gerak organisasi ke depan. Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi dan keberlanjutan gerakan kader IMM.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh perwakilan PC IMM Kota Bandung, Ayunda Halimah Nurlatifah, bersama Wakil Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 9 Kota Bandung, Rakanda Muhammad Faris Rasyadan.

Dalam sambutannya, keduanya menekankan pentingnya kader IMM untuk terus menghadirkan gerakan yang relevan dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai ideologis Muhammadiyah sebagai landasan perjuangan organisasi.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PK IMM Saintek UM Bandung periode 2024–2025, Danu Arya Ramadhani, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepemimpinannya selama satu periode. Ia menuturkan bahwa berbagai dinamika organisasi yang dihadapi menjadi proses pembelajaran kolektif dalam memperkuat fondasi gerakan kader di tingkat komisariat.

Rangkaian Musykom berlangsung secara demokratis dan khidmat dengan menjunjung tinggi nilai musyawarah serta semangat kekeluargaan. Melalui proses sidang dan pemilihan, forum akhirnya menetapkan pimpinan baru PK IMM Saintek UM Bandung periode 2025–2026.

Adapun susunan pimpinan terpilih yakni Adam Purnama sebagai Ketua, Roudotul Farikhah sebagai Sekretaris, dan Ai Elsa Nabila sebagai Bendahara. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa PK IMM Saintek UM Bandung menjadi organisasi yang lebih adaptif dalam merespons tantangan zaman.

Selain itu, kepengurusan baru juga diharapkan semakin progresif dalam mengembangkan gerakan intelektual, sosial, dan dakwah kemahasiswaan. Musykom 2026 pun tidak hanya menjadi momentum regenerasi kepemimpinan, tetapi juga ruang refleksi bersama untuk memperkuat komitmen kader dalam mewujudkan PK IMM Saintek sebagai organisasi yang berdaya saing, responsif, dan berkemajuan.***