Prestasi Perdana PSPPA UM Bandung, Seluruh Mahasiswa Angkatan Pertama Lulus Ukomnas
UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Ada kabar membanggakan dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) angkatan pertama berhasil lulus 100 persen Ujian Kompetensi Nasional Program Diploma dan Profesi Apoteker (Ukomnas PDPA).
Ujian ini menggunakan metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE) dan Computer Based Test (CBT) Nasional.
Capaian ini menjadi catatan penting bagi PSPPA UM Bandung. Pasalnya, mereka merupakan angkatan pertama yang mengikuti Ukomnas PDPA sejak program profesi apoteker tersebut hadir di UM Bandung.
Ukomnas PDPA menjadi salah satu tahap penting sebelum calon apoteker memasuki dunia praktik kefarmasian. Melalui ujian ini, mahasiswa diuji dari sisi pengetahuan, keterampilan, sekaligus kesiapan profesional.
Dekan Fakultas Farmasi UM Bandung Dwintha Lestari menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa PSPPA angkatan pertama.
Menurut Dwintha, kelulusan 100 persen tidak datang secara instan. Ada proses panjang yang dijalani mahasiswa bersama dosen dan seluruh tim pendukung di Fakultas Farmasi.
“Alhamdulillah, ini berkat kerja sama seluruh dosen yang memberikan skill lab, tutor, bimbingan, dan try out kepada mahasiswa PSPPA angkatan pertama,” ujar Dwintha di UM Bandung pada Selasa (25/08/2026).
Ia menilai capaian tersebut menjadi semakin istimewa karena kelulusan Ukomnas PDPA 100 persen masih tergolong jarang terjadi di perguruan tinggi swasta.
Dwintha juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut mendukung proses pendidikan mahasiswa. Mulai dari pimpinan, pemegang standar, tenaga kependidikan, laboran, hingga tim sarana dan prasarana.
“Tidak hanya itu, berkat seluruh pimpinan, pemegang standar, tendik, laboran, sarpras, dan seluruh pihak lainnya yang menjadi pendukung, mahasiswa dapat mengikuti Ukomnas dengan baik,” katanya.
Capaian tersebut diharapkan tidak berhenti pada angka kelulusan. Dwintha ingin prestasi ini menjadi awal untuk menjaga kualitas pendidikan PSPPA UM Bandung secara berkelanjutan.
Ia berharap capaian positif tersebut dapat terus dipertahankan. Terutama dalam mengantarkan mahasiswa hingga menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan profesi apoteker.
“Semoga capaian ini menjadi langkah awal untuk mengabdikan ilmu dan kompetensi kefarmasian secara profesional, berintegritas, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tandasnya.
Kelulusan 100 persen ini sekaligus menjadi modal penting bagi mahasiswa PSPPA angkatan pertama untuk melangkah ke tahap berikutnya. Mereka kini memiliki bekal akademik dan kompetensi untuk mengembangkan profesi di bidang kefarmasian.
Di sisi lain, UM Bandung masih membuka pendaftaran mahasiswa baru. Pendaftaran saat ini telah memasuki gelombang ketiga yang akan ditutup pada 20 September 2026.
UM Bandung berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung. Kampus ini telah memperoleh akreditasi “Baik Sekali” dari BAN-PT.
Saat ini, UM Bandung memiliki lima fakultas. Program yang tersedia mencakup 18 program studi strata satu, dua program magister, dan satu program profesi apoteker.
Capaian PSPPA angkatan pertama menjadi salah satu bukti bahwa kualitas pendidikan tidak hanya dibangun melalui proses pembelajaran di ruang kelas. Lebih dari itu, kualitas lahir dari kerja sama, pendampingan, dan kesungguhan seluruh sivitas akademika.
Bagi mahasiswa PSPPA UM Bandung angkatan pertama, kelulusan 100 persen bukan sekadar angka. Ini adalah langkah awal untuk membawa ilmu kefarmasian dari kampus menuju pengabdian nyata bagi masyarakat.***(FA/FK)