Program Akuisisi Pengetahuan Lokal Buka Peluang Publikasi Ilmiah Terbuka di UM Bandung
UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menandatangani naskah kerja sama di Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Rabu (04/02/2026).
Penandatanganan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Program Akuisisi Pengetahuan Lokal (APL) yang diikuti oleh sivitas akademika UM Bandung sebagai upaya memperluas diseminasi karya ilmiah akademisi.
Ketua MPI PWM Jawa Barat Kelik Nursetiyo Widiyanto menyambut baik kerja sama tersebut sebagai langkah strategis dalam penguatan literasi dan pengelolaan pengetahuan di lingkungan Muhammadiyah.
Ia menjelaskan bahwa MPI merupakan salah satu dari dua belas majelis di Muhammadiyah yang memiliki fokus pada pengembangan kepustakaan dan informasi.
Kelik mengungkapkan bahwa saat ini MPI PWM Jawa Barat menjalankan sejumlah program kolaboratif bersama Lembaga Pengembangan Pesantren, Majelis Dikdasmen, dan Lembaga Seni Budaya Aisyiyah.
Keempat lembaga tersebut memiliki irisan program yang erat dengan penguatan literasi, budaya baca, serta pengembangan kepustakaan di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Salah satu program unggulan yang telah berjalan adalah Mentari atau Muhammadiyah Membaca Setiap Hari yang dilaksanakan di sekolah-sekolah dan pesantren Muhammadiyah di Jawa Barat. Program yang digagas bersama BRIN ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya literasi sejak dini secara berkelanjutan.
Seiring berkembangnya program literasi, MPI juga mulai mengembangkan program penerbitan buku. Dari sinilah diskusi dengan BRIN mengenai Program Akuisisi Pengetahuan Lokal bermula, terlebih UM Bandung memiliki banyak dosen dengan karya tulis yang telah maupun akan diterbitkan dan berpotensi masuk dalam skema APL. Program ini juga membuka peluang bagi karya visual dan audiovisual ilmiah untuk diikutsertakan.
Direktur Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah BRIN Hendro Subagyo menyampaikan bahwa APL dirancang untuk memberikan insentif kepada para kreator karya ilmiah, baik dalam bentuk buku maupun audiovisual.
Menurutnya, semangat utama APL adalah memperluas akses ilmu pengetahuan kepada masyarakat melalui keterbukaan informasi ilmiah, sejalan dengan gerakan global open science yang juga menjadi perhatian UNESCO.
Sementara itu, Wakil Rektor II UM Bandung Ahmad Diponegoro mengapresiasi kepercayaan MPI PWM Jawa Barat dan BRIN yang menjadikan UM Bandung sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.
Ia berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan naskah semata, tetapi berlanjut dalam bentuk implementasi nyata yang mendukung pengembangan karier akademik serta penyebaran karya ilmiah sivitas UM Bandung secara lebih luas.***