Tujuh Karakter Kunci Sarjana UM Bandung untuk Sukses di Masyarakat

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Menjelang wisuda akhir Agustus 2025, Rektor Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung), Herry Suhardiyanto, memberikan pesan inspiratif kepada ratusan mahasiswa peserta Baitul Arqam Purna Studi.

Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya membangun karakter unggul yang selaras dengan nilai-nilai Islami berkemajuan agar para lulusan mampu memberi kontribusi positif di tengah masyarakat.

Herry memaparkan tujuh karakter utama yang harus dimiliki sarjana. Pertama, selalu mengingat Allah dan berpikir mendalam dalam kondisi apa pun. Menurutnya, pemahaman yang tepat terhadap masalah akan memudahkan dalam merumuskan solusi yang efektif, termasuk memilih strategi dan metode yang sesuai.

Kedua, lulusan harus menjadi agent of change atau agen perubahan. Hal ini berarti berperan aktif mengubah keadaan menjadi lebih baik dengan berlandaskan nilai kebenaran. Herry menegaskan, lingkungan akademik UM Bandung sudah menjadi wadah yang mendukung lahirnya para agen perubahan tersebut.

Karakter ketiga adalah kemampuan membangun sistem yang kokoh. Ia menggambarkannya seperti struktur bangunan yang terdiri dari fondasi, kolom, balok, dinding, dan atap yang saling menopang. Dengan sistem yang baik, setiap elemen dalam organisasi dapat berfungsi optimal.

Keempat, mengutamakan mutu dalam setiap pekerjaan. Menurut Herry, mutu tercapai ketika hasil kerja melebihi ekspektasi. Budaya menjaga mutu harus melekat dalam setiap individu dan institusi agar dapat bersaing di berbagai bidang.

Kelima, memperhatikan efisiensi. Dengan sumber daya yang terbatas, setiap keputusan harus sejalan dengan strategi, peningkatan kinerja, dan perluasan manfaat. Efisiensi bukan sekadar berhemat, tetapi memastikan semua sumber daya digunakan secara optimal untuk hasil terbaik.

Terakhir, dua karakter penutup adalah komitmen untuk mencapai kinerja terbaik dan melahirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Herry mengingatkan, keberhasilan sejati bukan hanya terlihat dari laporan atau output administratif, tetapi dari dampak positif yang dirasakan umat. 

Oleh karena itu, Rektor berharap lulusan UM Bandung membawa ilmu dan karakter ini ke dunia kerja, sehingga mampu menjadi bagian dari khairu ummah yang menebar keberkahan.***