Belajar Langsung dari Industri, Mahasiswa Magister Manajemen UM Bandung Perkuat Kompetensi Bisnis
UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Belajar manajemen tidak cukup hanya dengan memahami teori di ruang kelas. Perubahan bisnis yang cepat, digitalisasi, inovasi, dan persaingan membuat mahasiswa perlu melihat langsung bagaimana konsep manajemen diterapkan di dunia industri.
Hal tersebut dilakukan Program Studi Magister Manajemen Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) melalui kegiatan Company Visit ke PT Soka Cipta Niaga, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan praktik bisnis.
Kaprodi Pascasarjana Manajemen UM Bandung Dr Perwito SE MM mengatakan company visit memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung dari praktik perusahaan.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar langsung dari praktik bisnis yang dijalankan oleh PT Soka Cipta Niaga. Mulai dari strategi bisnis, kepemimpinan, transformasi digital, hingga budaya kerja yang menjadi bagian penting dalam pertumbuhan perusahaan,” ujar Perwito, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, pembelajaran manajemen perlu terus mengikuti perkembangan dunia bisnis. Teori tetap menjadi dasar, tetapi mahasiswa juga perlu memahami bagaimana teori tersebut diterapkan dalam menghadapi persoalan dan perubahan di lapangan.
Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana perusahaan menyusun strategi, mengelola sumber daya manusia, membangun kepemimpinan, memanfaatkan teknologi, serta menjaga daya saing.
Pengalaman ini juga mendorong mahasiswa untuk berpikir lebih kritis. Tidak hanya memahami apa itu manajemen, tetapi bagaimana sebuah keputusan bisnis dibuat, mengapa strategi tertentu dipilih, dan bagaimana organisasi menghadapi ketidakpastian.
Bagi pendidikan magister, pengalaman belajar seperti ini penting untuk membangun kemampuan analisis dan pengambilan keputusan. Mahasiswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi belajar membaca persoalan dan mencari solusi berdasarkan kondisi nyata.
Perwito berharap kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan sekaligus pengalaman baru bagi mahasiswa.
“Company visit ini tidak sekadar perjalanan menuju sebuah perusahaan, tetapi perjalanan untuk menambah wawasan, berbagi pengalaman, dan belajar langsung dari praktik terbaik dunia industri,” tuturnya.
Ia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan kegiatan tersebut untuk belajar, berdiskusi, membangun jejaring, dan mengembangkan kapasitas profesional.
“Kami berharap mahasiswa bisa mendapatkan ilmu dan praktik dari rangkaian kegiatan ini dan memanfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar dan berkembang bersama,” pungkasnya.
Melalui Company Visit, Magister Manajemen UM Bandung terus mengembangkan pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik.
Pendekatan ini menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional sekaligus tumbuh sebagai calon pemimpin yang adaptif, kritis, dan mampu menciptakan perubahan.***