BEM UM Bandung Soroti Menurunnya Gairah Gerakan Mahasiswa dan Kompetensi Generasi Muda

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menyoroti menurunnya gairah gerakan mahasiswa dan kurangnya kompetensi khusus yang dimiliki generasi muda. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena mahasiswa dinilai semakin sibuk dengan kepentingan pribadi sehingga kontribusinya kepada masyarakat belum optimal.

Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden BEM UM Bandung Fajar Abidin dalam kegiatan Strategic Youth Leadership yang digelar SYLPRO bersama Kemenristek BEM UM Bandung. Kegiatan bertema "Become a Pentahelix Youth Leader" tersebut berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, UM Bandung, pada Sabtu (31/10/2026).

Fajar menilai generasi muda saat ini memiliki kemampuan dalam berbagai bidang, tetapi belum banyak yang benar-benar menguasai satu bidang secara mendalam. Menurutnya, kemampuan yang beragam perlu diimbangi dengan keahlian khusus agar mahasiswa mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata.

Ia juga mengungkapkan keresahannya terhadap semakin berkurangnya semangat mahasiswa dalam melakukan gerakan sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa yang seharusnya menjadi penggerak perubahan dinilai mulai kehilangan kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Fajar berharap mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan kepemimpinan, dan membangun kembali semangat untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial. Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara penyelenggara dan BEM UM Bandung dalam menghadirkan kegiatan pengembangan kepemimpinan generasi muda.

Sementara itu, Ketua Strategic Youth Leadership Community (SYLCOM) Abdullah Azzam mengatakan bahwa kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Tercatat ratusan peserta mendaftar dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Bandung Raya.

Menurut Azzam, SYLCOM berupaya menyediakan berbagai fasilitas dan akses pengembangan diri bagi generasi muda. Program tersebut diharapkan mampu membantu peserta meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja.

Azzam juga menyampaikan apresiasi kepada UM Bandung yang telah memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat bagi pelajar dan mahasiswa agar semakin produktif, memiliki keterampilan yang relevan, serta mampu meningkatkan peluang kerja setelah menyelesaikan pendidikan.***