Berita

Dekan Fakultas Soshum UM Bandung Resmi Melantik Himapsi dan Hima Ilkom Periode 2023-2024

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora (Soshum) UM Bandung Nanang Rizali resmi melantik kepengurusan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Hima Ilkom) dan Hima Psikologi (Himapsi) periode 2023-2024 pada Sabtu (30/12/2023).

Berlokasi di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan lantai tiga UM Bandung, hadir dalam acara ini Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora, Kaprodi Psikologi, Kaprodi Ilmu Komunikasi, mahasiswa, hingga perwakilan ormawa di lingkungan UM Bandung.

Himapsi

Mahasiswa Psikologi UM Bandung Muhammad Zaidan Arinal Haqq terpilih sebagai Ketua Himapsi periode 2023-2024. Kepengurusan Himapsi periode kali ini mengusung kabinet "Arkananta".

"Kabinet Arkananta ini dikutip dari Mars Sang Surya yang artinya selalu bersinar," ucap Zaidan.

Pada awal kepengurusan, lanjut Zaidan, Himapsi akan menjalankan sejumlah program kerja salah satunya orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek). "Jadi, pada ospek nanti kita akan melaksanakan dua agenda yakni pembentukan karakter Psikologi UM Bandung (Pekapsium) dan masa pengenalan prodi Psikologi (MAPSI)," kata Zaidan.

MAPSI sendiri merupakan kegiatan pemberian materi kepada para mahasiswa baru prodi Psikologi." MAPSI ini bentuknya seminar seputar organisasi ataupun prodi Psikologi dengan narasumber dari dosen maupun ketua umum," kata Zaidan.

Adapun Pekapsium merupakan suatu pelatihan bagi mahasiswa baru prodi Psikologi UM Bandung. "Pelatihan ini akan berfokus kepada pengembangan skill untuk pelaksanaan organisasi ataupun di dunia kerja," jelas Zaidan.

Hima Ilkom

Sementara itu, mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi Fattan Ichlasul Jahid terpilih sebagai Ketua Hima Ilkom untuk masa bakti 2023-2024. Kepengurusan Hima Ilkom di bawah Fattan mengusung kabinet "Adhigana" yang berarti orang-orang unggul dan "Arunika" yang berarti sekelompok orang yang percaya diri.

"Kabinet Adhigana Arunika ini menjadi bukti kami untuk bisa meraih dan menyukseskan program Hima Ilkom ke depan" ungkap Fattan.

"Upgrading ini menjadi bekal bagi para pengurus demi mengimplementasikan program-program Hima Ilkom," terang Fattan.

Ia berharap, dirinya bersama kepengurusan baru selalu percaya diri dalam menjalankan organisasi. "Kami berharap dapat lebih aktif, interaktif progresif dan solutif sesuai dengan visi dalam menjalankan program kerja," tandas Fattan.***(FK)

Administrator

Berkarya dan Menginspirasi: Kisah Ziyan Shafi Nurfadlilah Adzkia, Mahasiswa KPI Yang Berprestasi

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Ziyan Shafi Nurfadlilah Adzkia terpilih sebagai Finalis dan Top 10 Winner (Miss Atribut) pada Miss Muslimah Indonesia 2023.

Puncak acara Miss Muslimah Indonesia sendiri berlangsung di Gedung Fakultas Psikologi Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Kota Cimahi pada Kamis (21/12/2023).

Ziyan mengatakan bahwa untuk bisa meraih prestasi ini prosesnya tidak mudah. Dirinya harus melewati beberapa tes. Misalnya saja tes wawasan agama, pengetahuan umum, bakat, dan public speaking. ”Kita juga dikarantina selama beberapa hari dengan beberapa penugasan ataupun pelatihan dari para panitia,” ucap Ziyan belum lama ini.

Acara tersebut diikuti oleh puluhan muslimah dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka bersaing menjadi yang terbaik. ”Waktu audisi itu ada yang online untuk peserta di luar Jawa Barat, sedangkan di Jawa Barat sendiri dilaksanakan offline,” jelas Ziyan.

Mahasiswa KPI angkatan tahun 2023 itu mengaku dirinya juga pernah mengikuti kompetisi yang serupa dengan Miss Muslimah Indonesia. ”Awal tahun 2023 aku pernah ikut Indonesia Hijab Walk dan masuk sebagai finalis, walaupun itu hanya fashion show,” tutur Ziyan.

Perempuan yang memiliki minat pada bidang modeling itu pun bersyukur atas penghargaan Miss Atribut yang baru saja diraihnya. ”Semoga ini bisa menjadi ajang bagi saya untuk menambah ilmu dan pengalaman dalam bidang modeling,” ujar Ziyan.

Selain itu, ia juga berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi dirinya dan untuk orang lain ke depannya. ”Percayalah jika ada keinginan dan usaha yang keras pasti akan bisa menggapai apa yang kita impikan,” kata Ziyan.

Motivasi

Selain dari modeling, Ziyan juga memiliki bakat seperti melukis dan menari sejak SMA. Bahkan ia kini menjadi pengajar tari di sebuah SLB. ”Sebelumnya juga aku sering mengikuti berbagai lomba, salah satunya itu lomba kaligrafi kontemporer,” ungkap Ziyan.

Ziyan percaya, tidak ada capaian luar biasa tanpa kerja keras, doa, dan ikhtiar maksimal, bagaimanapun kondisi orang tersebut.  Ziyan merupakan mahasiswa tunarungu. Ia yakin bahwa cita-cita dan harapan bisa diwujudkan dengan usaha keras dan motivasi tinggi.

“Aku ingin orang paham bahwa tunarungu dan dengar itu setara. Aku juga ingin memotivasi teman tunarungu yang lain agar tetap semangat dan percaya diri. Jangan merasa malu dengan keterbatasan yang dimiliki,” tandas Ziyan.

Selamat untuk Ziyan. Teruslah mengukir prestasi. Semoga semakin menginspirasi.***(FA)

Administrator

LSBO Jawa Barat dan UKM Musik Tradisional UM Bandung Kolaborasi Gelar Waruna Smara

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Muhammadiyah Jawa Barat bersama UKM Musik Tradisional Universitas Muhammadiyah Bandung menggelar "Waruna Smara 2023" di Auditorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Bandung pada Jum'at (29/12/2023).

Mengusung tema "Sebuah Pagelaran Seni Mencintai Sasng Maha Pencipta", acara ini menghadirkan beberapa pertunjukan. Mulai dari pembacaan puisi oleh Ardya Fariza (HW SDM 3 Bandung), Entoh Wahyu, Ace Somantri (Wakil Ketua PWM Jawa Barat), Mas Kelik (Ketua MPI PWM Jawa Barat), hingga Aisyah LSBO PWM Jawa Barat.

Adapun Kesenian musik menampilkan kesenian dari SMP Muhammadiyah 3 Bandung, dari seni tari menammpilkan UKM Kesenian Universitas Muhammadiyah Bandung Rumpaka Sahita, dan juga ada penampilan karya seni rupa berupa fashion dan gambar seni.

Ketua pelaksaa kegiatan Muhammad Raisal Fauzi menyampaikan bahwa tujuan acara ini untuk mewadahi grup kesenian, sastrawan, dan tari di Muhammadiyah Jawa Barat.

Ia juga menegaskan terkait rencana-rencana kolaborasi antara LSBO dan UKM Musik Tradisional UM Bandung ke depan nya. "Semoga acara ke depannya bisa lebih maju lagi, bisa lebih besar lagi, untuk mewadahi para pemain seni di Muhammadiyah," tandas Fauzi.

Sementara itu, Ketua LSBO PWM Jawa Barat Ahmad Rifa'i mejelasan bahwa berlangsungnya acara ini tiada lain merupakan amanat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk menggandeng Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM).

"Kolaborasi itu sebenarnya amanat Pimpinan Pusat Muhammadiyah. jadi, LSBO itu harus bergandengan dengan PTM yang ada di sekitarnya," kata Rifa'i.

Karena praktiknya LSBO Jawa Barat dan di sini ada UM Bandung, kata Rifa'i, maka Rumpaka Sahita digaet menjadi mitra tampil. Rifa'i menegaskan bahwa bisa jadi kolaborasi ini menjadi selamanya sehingga bisa mengeluarkan jenis musik baru.

Tidak hanya saat ini, Rifa'i menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan ada lagi kolaborasi antara LSBO dengan UKM Musik Tradisional UM Bandung yang menampilkan banyak pagelaran.

"Enam bulan lagi akan ada pagelaran sastra, ada sastramu, ada tarimu, ada musikmu. Tempatnya kalau dapat izin kita laksanakan di Sanggar Budaya yang ada di Dago," ujar Rifa'i.***

Administrator

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UM Bandung Borong Penghargaan Lomba Video Pendek Lazismu-MPI Jabar

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Mahasiswa program studi (prodi) Ilmu Komunikasi UM Bandung berhasil memborong penghargaan pada lomba video pendek. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Lazismu Jawa Barat serta Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat. 

Penyematan penghargaan kepada para pemenang ini berlangsung di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (16/12/2023).

Lomba ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah yang ke-111. Pada kategori video pendek, mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2020 kelas Humas B berhasil meraih juara umum.

Mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi yang berhasil meraih juara umum tersebut adalah Suci Ervina Nabilawati, Eldin Aqil, Ferly Rizky, Muhammad Irfan, Mochammad Fadhilah, Bisri Mustofa, Naufal Zuhdan, Rizki Nurhidayatullah, dan Riziek Al Rasyid.

“Ikhsan”

Film dengan judul ”Ikhsan” menjadi pembawa keberhasilan bagi kesembilan mahasiswa itu dalam meraih juara umum. Suci Ervina Nabilawati, selaku perwakilan dari kelompok tersebut, menjelaskan bahwa film ”Ikhsan” menceritakan kehidupan seseorang yang selalu memberikan bantuan secara tulus kepada orang lain.

”Tokoh utama dalam cerita ini ingin menekankan makna ikhlas sebagai bentuk investasi yang dilihat dan diapresiasi oleh Allah SWT dalam menolong seseorang,” tuturnya.

Bukan sekadar hiburan, Suci berharap film ”Ikhsan” dapat menjadi inspirasi bagi para penonton dalam tindakan filantropi. ”Tidak hanya itu, melalui film ini kami ingin agar para penonton dapat memberikan rasa kemanusiaan kepada sesama,” kata Suci.

“Tanpa Henti”

Selain Suci, mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2020 kelas Humas A kelompok 1 berhasil meraih juara favorit ke-1 dengan judul “Tanpa Henti.

Mahasiswa yang meraih juara favorit di antaranya Andini Putri Az-Zahra, Anisa Nur Haqiqi, Bagas Adiraja Pratama, Dery Ridwanullah Utama F, Muhamad Rizki Permana, Muhamad Reyhan Alghifari, Muhamad Darusalam, Numan Muzaki, dan Saffanah Nadhirah N.

Andini Putri Az-Zahra sebagai perwakilan dari kelompok tersebut mengatakan bahwa film ”Tanpa Henti” menceritakan kisah seorang pengamen yang tidak pernah lupa kewajibannya sebagai umat muslim dalam menjalankan kewajiban ibadah.

”Meskipun memiliki keterbatasan, tokoh utama dalam cerita ini juga selalu berbagai dengan sesama,” ungkap Andini.

Kata Andini, film itu memberikan pesan kepada para penonton untuk selalu taat dalam menjalankan ibadah dan tidak memandang rendah kepada siapa pun. ”Kita ingin mengingatkan kepada orang-orang untuk tidak kikir, tidak boleh meninggalkan salat, dan tidak memandang rendah siapa pun,” ujar Andini.

Tidak hanya kedua kelompok tersebut, beberapa mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi juga berhasil meraih beberapa penghargaan di antaranya:

Juara Film Favorit ke-4: Abdul Gifar Robbani, Afina Azkia, Dinda Wulandari, Jesika sheril Alimansyah, Kemas Muhammad Rizqillahi A, Rafiadli Ryansyah, Taufik Khaerullah, M Naashiruddien Albaany A, dan Muchmad Dzaki Ulwaan R.

Juara Film Favorit ke-5: Diska Surya Pramesti, Fathya Amaturrahma Wijaya, Hamidan Nasrulloh, Hardian Firdaus, Ivanka Reza Vahlevi, Kelvin Junior, Farhanul Haqim, dan Nafhah Rabbaniyyah.

Selamat kepada para pemenang. Teruslah menjadi pemenang dan menjadi inspirasi.***(FK)

Administrator

Apresiasi dan Tingkatkan Semangat Literasi, UPT Perpustakaan UM Bandung Berikan Penghargaan Kepada Pemustaka

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Pada akhir tahun 2023 UPT Perpustakaan UM Bandung memberikan reward dan giveaway kepada pengunjung perpustakaan terbaik periode 2022-2023.

Reward atau penghargaan ini diberikan kepada pemustaka khususnya mahasiswa dengan kategori pemustaka yang paling aktif. Yakni terhitung dari jumlah transaksi peminjaman dan kunjungan ke perpustakaan yang tercatat di library management system UPT perpustakaan UMBandung.

"Sementara itu giveaway diberikan kepada pemustaka yang beruntung sesuai dengan kriteria pilihan pustakawan," tutur tim pustakawan UM Bandung Rijalludin pada Kamis (28/12/2023). 

Ada sepuluh orang yang mendapatkan reward yaitu: Gery, Ghea Azzura Damayanti, Rahma Siti Fatimah, Naya Diniyah Mutmainnah, Rendy Luqman Fauzan, Dytia Dwiyanti, Candra Kirana Abdullah, Hasya Dinah Hamidah, Muhammad Bakti Sanjaya, dan Halimah Nurlatifah.

Adapun pemustaka yang mendapatkan giveaway ada tiga orang yaitu: Endang Nurhayati, Erlin Puspita Ningrum, dan Aqso Sidroti Royan M. Mereka mendapatkan sertifikat penghargaan dan beberapa bingkisan yang sangat menarik dari UPT Perpustakaan UM Bandung. 

Dengan adanya program reward bagi pemustaka perpustakaan ini, Rijalludin berharap hal itu dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk datang dan mengakses sumber-sumber informasi yang dimiliki UPT Perpustakaan UM Bandung.

Rijalludin menyampaikan bahwa kegiatan yang sangat positif ini merupakan program tahunan peningkatan indeks pelayanan perpustakaan.

"Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan minat kunjungan pemustaka khususnya mahasiswa ke perpustakaan UM Bandung. Lebih dari itu, tujuan lainnya yakni meningkatkan tingkat literasi khusus nya buku cetak dimulai dari meminjam buku," kata Rijalludin.

"Kami berharap dengan adanya program ini kepuasan mahasiswa semakin meningkat dan berminat berkunjung ke perpustakaan. Semoga program ini tetap beralan ke depannya dan reward yang diberikan akan lebih baik lagi," tandas Rijalludin.***(FA)

Administrator

Kuliah Bareng Birokrat Sesi Keempat Prodi Administrasi Publik UM Bandung Kupas Public Distrust

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung kembali menggelar kegiatan kuliah bareng birokrat di Auditorium KH. Ahmad Dahlan pada Selasa (26/12/2023).

Kuliah Bareng Birokrat edisi keempat yang berlangsung khidmat ini mengangkat tema "Urgensi Birokrasi: Upaya Mengatasi Public Distrust".

Acara ini merupakan salah satu tugas dari mata kuliah birokrasi dan governansi public yang diasuh dosen pengampu Fatmawati. Dalam acara tersebut hadir dua narasumber yakni Tenaga Ahli Komisi X DPR RI Hasan Basri dan Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi. 

Kegiatan tersebut berlangsung lancar yang diikuti 100 orang peserta dari berbagai program studi di UM Bandung dan juga beberapa mamhasiswa dari luar kampus.

Ketua pelaksana Kuliah Bareng Birokrat Maulana Ikbal menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan publik.

"Mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki kemampuan melakukan kritik dan kontrol terhadap kinerja birokrasi, Hal itulah yang menginisiasi kami sehingga mengambil tema ini sebagai bahan diskusi," ujar Maulana.

Tenaga Ahli Komisi X DPR RI Hasan Basri, memaparkan bahwa peran dan partisipasi pemuda terhadap masyarakat dalam mendorong kembali kepercayaan publik terhadap birokrasi itu sangat penting.

Hal tersebut untuk dapat menjaga nilai-nilai demokrasi pemerintah, mendapat dukungan dan penerimaan rakyat, serta menjaga kehormatan dan martabat institusi.

"Mahasiswa jangan menjadi apatis apalagi dalam politik karena semua kebijakan yang dirasakan masyarakat merupakan produk-produk politik. Sehingga mahasiswa perlu memperhatikan kebijakan pemerintah yang diaplikasikan kepada masyarakat," tutur Hasan.

"Jika dirasa kebijakannya tidak pro untuk masyarakat, mahasiswa berhak meminta klarifikasi atau melakukan audiensi dengan pemerintah terkait dengan kebijakan-kebijakan tersebut. Mahasiswa harus berperan aktif dalam hal ini," lanjut Hasan.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung Rifki Fauzi uga memaparkan bahwa pemuda harus berperan aksi dalam mengatasi public distrust. Menurut Rifki, mahasiswa harus bisa hadir untuk masyarakat agar bisa mendengar suara dan aspirasi mereka.

"Mahasiswa harus hadir di tengah masyarakat sebagai wadah untuk menampung aspirasi dan membawa masyarakat dalam meningkatkan kepercayaan publik," kata Rifki.***

Administrator