Berita

Daftar Mata Kuliah Prodi Administrasi Publik UM Bandung Semester 1-4

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung menawarkan kurikulum yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi di bidang administrasi pemerintahan serta kebijakan publik.

Selama menempuh pendidikan, mahasiswa tidak hanya mempelajari tata kelola pemerintahan dan manajemen sektor publik. Namun, mendapatkan pemahaman mengenai nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan yang menjadi ciri khas pendidikan di UM Bandung.

Kurikulum ini disusun secara bertahap agar mahasiswa mampu memahami teori, menguasai praktik administrasi publik, hingga melakukan penelitian ilmiah.

Berikut daftar mata kuliah Program Studi Administrasi Publik UM Bandung dari semester 1 hingga semester 8.

Semester 1

  1. Al-Islam dan Kemuhammadiyahan 1
  2. Pengantar Ilmu Administrasi
  3. Pendidikan Pancasila
  4. Bahasa Inggris
  5. Sistem Ekonomi Indonesia
  6. Sistem Sosial Budaya Dasar
  7. Sistem Politik Indonesia
  8. Teori Organisasi
  9. Pengantar Ilmu Hukum

Semester 2

  1. Al-Islam dan Kemuhammadiyahan 2
  2. Asas-Asas Manajemen
  3. Bahasa Indonesia
  4. Kewarganegaraan
  5. Pengantar Ilmu Hukum
  6. Sistem Ekonomi Indonesia
  7. Sistem Politik Indonesia
  8. Sistem Sosial Budaya Dasar
  9. Teori Organisasi

Semester 3

  1. Al-Islam dan Kemuhammadiyahan 3
  2. Hukum Administrasi Negara
  3. Sistem Administrasi Publik Indonesia
  4. Filsafat Administrasi
  5. Akuntansi Sektor Publik
  6. Literasi Digital
  7. Perilaku Organisasi
  8. Birokrasi dan Governansi Publik

Semester 4

  1. Administrasi Publik Kontemporer
  2. Perbandingan Administrasi Negara
  3. Kemitraan dalam Tata Kelola Pemerintahan
  4. Etika Administrasi Publik
  5. Statistik Penelitian
  6. Keuangan Negara
  7. Otonomi Daerah

Semester 5

  1. Metodologi Penelitian Sosial
  2. Manajemen Pelayanan Publik
  3. Pengantar Kebijakan Publik
  4. Budaya Organisasi
  5. Manajemen SDM Sektor Publik
  6. Teori Perencanaan
  7. Pembangunan Governansi Digital

Semester 6

  1. Anti Korupsi
  2. Kepemimpinan
  3. Formulasi Kebijakan
  4. Manajemen Kinerja
  5. Metodologi Penelitian Administrasi
  6. Komunikasi dan Advokasi
  7. Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Publik

Semester 7

  1. Pengambilan Keputusan
  2. Analisis Kebijakan Publik
  3. Administrasi Pembangunan
  4. Ristek (Riset Praktik Administrasi Negara)
  5. Manajemen Strategik

Semester 8

  1. Seminar Usulan Penelitian
  2. Skripsi

Kurikulum Administrasi Publik UM Bandung dirancang untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan berintegritas.

Melalui kombinasi pembelajaran teoritis, praktik administrasi, serta penguatan nilai-nilai keislaman, lulusan diharapkan mampu berkontribusi secara aktif di sektor pemerintahan, lembaga publik, organisasi nonprofit, maupun berbagai institusi yang bergerak dalam pelayanan masyarakat.

Buat kamu yang minat kuliah di prodi Administrasi Publik, ayo kuliah di UM Bandung saja.***

Sumber foto: hasil olah ChatGPT

Administrator

Kasih Sayang kepada Anak Bukan Berarti Memanjakan

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Wakil Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Panyileukan mengajak para orang tua untuk menerapkan pola pengasuhan yang berlandaskan nilai-nilai Islam guna melahirkan generasi yang saleh dan sukses.

Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi khatib dalam Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung bersama PCM Panyileukan di halaman parkir UM Bandung, Rabu (27/05/2026).

Dalam khutbahnya, ia menegaskan bahwa terdapat beberapa prinsip penting yang harus dijaga secara konsisten oleh setiap orang tua dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anaknya.

Prinsip pertama adalah memastikan nafkah yang diberikan kepada keluarga berasal dari sumber yang halal. Menurutnya, Islam mengajarkan bahwa makanan dan harta yang dikonsumsi seseorang akan memengaruhi perilaku serta kehidupan spiritualnya.

“Harta yang diberikan kepada keluarga harus halal, baik dari jenisnya maupun cara memperolehnya. Bahkan nafkah halal yang diberikan kepada keluarga dinilai sebagai sedekah di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Ia menyayangkan masih adanya sebagian orang yang tidak peduli terhadap cara memperoleh penghasilan. Termasuk melalui praktik korupsi, penipuan, manipulasi, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya.

Padahal, lanjutnya, harta haram tidak hanya mendatangkan dosa bagi pencarinya, tetapi dapat membawa dampak buruk bagi keluarga yang menikmatinya.

Dalam khutbah tersebut, ia mengingatkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam At-Tirmidzi bahwa seseorang yang tumbuh dari harta haram tidak akan masuk surga karena neraka lebih pantas baginya.

Selain menjaga kehalalan nafkah, ia juga mengingatkan pentingnya memberikan kasih sayang kepada anak secara tepat. Menurutnya, kasih sayang bukan berarti memenuhi semua keinginan anak tanpa pertimbangan, melainkan membimbing mereka menuju keselamatan dunia dan akhirat.

Ia mencontohkan fenomena orang tua yang memberikan telepon genggam kepada anak-anak yang belum cukup umur hanya agar mereka tidak rewel. Kondisi tersebut dikhawatirkan membuka akses terhadap berbagai konten negatif yang dapat merusak perkembangan moral dan psikologis anak.

“Kasih sayang kepada anak bukan sekadar memberikan apa yang mereka inginkan, tetapi bagaimana menyelamatkan mereka dari berbagai hal yang dapat menjerumuskan kepada keburukan,” tuturnya.

Prinsip berikutnya adalah menjadi orang tua yang saleh. Di tengah derasnya arus informasi dan media sosial, menurutnya, keteladanan orang tua menjadi faktor utama dalam membentuk karakter anak.

Ia mengajak para orang tua untuk mempelajari kembali teladan Rasulullah SAW dalam mendidik keluarga serta meluangkan waktu untuk hadir bersama anak-anak di rumah, meskipun memiliki kesibukan pekerjaan yang padat.

“Sesibuk apa pun urusan dunia, jangan sampai kita kehilangan waktu bersama anak-anak. Mereka membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan keteladanan dari orang tuanya,” katanya.

Meski demikian, ia juga mengingatkan agar para orang tua tidak berputus asa apabila menghadapi berbagai tantangan dalam mendidik anak. Menurutnya, rahmat Allah SWT sangat luas dan setiap orang tua harus terus berikhtiar serta bersabar.

Ia mencontohkan kisah Nabi Nuh AS yang tidak pernah berhenti mengajak putranya untuk beriman kepada Allah SWT meskipun sang anak tetap membangkang hingga akhir hayatnya.

“Kesabaran merupakan fondasi penting dalam membangun keluarga yang kuat. Jangan sampai persoalan anak berujung pada perpecahan rumah tangga karena anak-anaklah yang akan menjadi korban. Mereka adalah amanah Allah SWT yang membutuhkan keluarga yang harmonis dan utuh,” ungkapnya.

Menutup khutbahnya, ia mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga keharmonisan keluarga, mencari nafkah yang halal, memberikan pengasuhan yang baik, serta memperkuat kesabaran dalam mendidik anak demi mewujudkan generasi saleh yang membawa keberkahan bagi agama, bangsa, dan masyarakat.***(FA)

Administrator

Green House UM Bandung Jadi Laboratorium Pertanian Modern

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung mengadakan kegiatan ”Panen Akhir Pekan Bersama Rektor” pada Sabtu (23/05/2026).

Acara yang berlangsung di Green House Kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, itu dihadiri oleh Rektor UM Bandung, Dekan Sains dan Teknologi, dosen hingga para mahasiswa khususnya dari Prodi Agribisnis. 

Dalam kegiatan tersebut mengangkat tema ”Menyemai Harap, Memanen Berkah” ini, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Arief Yunan mengatakan bahwa hasil panen dari green house tersebut merupakan pengaplikasian ilmu yang didapat oleh para mahasiswa selama perkuliahan.

”Hari ini kita bukan hanya sekedar memanen hasil pertanian, melainkan kita memanen hasil kerja keras kita,” ucap Arief.

Menurutnya, green house menjadi laboratorium terbuka kampus untuk melakukan berbagai inovasi dari hasil pembelajaran dan riset yang turun kelapangan.

”Di sini mahasiswa belajar tentang siklus tanaman, manajemen lingkungan, hingga prinsip agribisnis yang berkelanjutan,” terangnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap bahwa kegiatan tersebut menjadi awal pengalaman bagi mahasiswa dalam menciptakan inovasi riset dan usaha yang berdampak.

”Semoga green house ini juga terus berkembang menjadi pusat keunggulan pertanian modern di kampus kita,” kata Arief.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Agribisnis UM Bandung Albar Yuwar Dhanuwinata sangat bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut.

Albar mengatakan bahwa selain pengaplikasian pembelajaran di kampus, kegiatan tersebut juga sebagai pembelajaran penting untuk terjun ke masyarakat.

”Tentu dengan hasil  yang kita praktekkan di green house ini, kita ingin memperkenalkannya juga kepada masyarakat sekitar,” ujar Albar.

Dia menerangkan bahwa para mahasiswa mendapatkan manfaat dari adanya green house UM Bandung karena mereka bisa mempelajari pertanian modern dan konvensional.

”Saya berharap semoga ke depannya para mahasiswa yang lain bisa tertarik dengan sistem pembelajaran pertanian modern ataupun konvensional,” terangnya.

Urban green campus

Atas kegiatan ini, Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto sangat mengapresiasi adanya kegiatan tersebut.

Menurut Rektor, adanya green house tersebut bisa mendorong dan mewujudkan UM Bandung sebagai model green campus untuk tipe urban green campus.

”Kita bisa melakukan upaya untuk menghadirkan teknologi dalam memproduksi sesuatu di green house ini,” ungkap Rektor.

Salah satu teknologi yang bisa dihadirkan, kata Rektor, yakni pemanfaatan air hujan di dalam green house.

”Kita bisa panen air hujan dari atap, lalu dianalisis kualitas airnya, dan diperkaya dengan larutan yang diberikan unsur hara,” tinjaunya.

Tidak hanya itu, green house UM Bandung juga dapat menjadi laboratorium lintas keilmuan.

”Mahasiswa dari lintas program studi lainnya pun bisa ikut membantu di green house ini, entah itu dari produksinya bahkan pemasarannya,” tandasnya.

Pada panen kali ini, sayuran yang dipanen adalah pakcoi dan selada yang menghampar hiau.***(FK)

Administrator

Pesilat SD hingga SMA Adu Prestasi di UM Bandung Championship 2

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Pimpinan Cabang Tapak Suci Putera Muhammadiyah (PCTSPM) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung kembali menggelar “UM Bandung Championship 2 Tingkat Pelajar se-Jawa Barat Open” pada Sabtu (23/05/2026).

Kejuaraan yang berlangsung di Auditorium Kiai Haji Ahmad Dahlan lantai tiga UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, itu diikuti 214 atlet dari 62 kontingen se-Jawa Barat. Para peserta berasal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Kompetisi berlangsung meriah dan penuh semangat dengan mengusung tema “Meneguhkan Iman, Karakter, dan Prestasi Pesilat Muda Menuju Tapak Suci Mendunia”.

Ketua Pelaksana Ivan Adinata mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan antar-atlet Tapak Suci di Jawa Barat.

“Selain menjadi ajang untuk meningkatkan prestasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk generasi muda Indonesia yang sehat, kuat, disiplin, serta berakhlak mulia,” ujar Ivan.

Sementara itu, Ketua Tapak Suci Jawa Barat Mus Suherman menegaskan bahwa kejuaraan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata Tapak Suci Jawa Barat dalam menghadirkan kompetisi yang berkualitas dan berkelanjutan setiap tahunnya.

“Kegiatan ini menjadi komitmen bersama dalam memperkuat kualitas para pesilat Tapak Suci, khususnya di Jawa Barat,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bandung Cece Muharam mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kompetisi seperti ini penting untuk menambah pengalaman bertanding para atlet muda.

“Lahirnya seorang juara bukan hanya karena terus berlatih, tetapi juga karena banyaknya jam terbang melalui berbagai event kejuaraan maupun latihan persahabatan,” tegas Cece.

Ia menambahkan, pertandingan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet agar lebih siap menghadapi kompetisi pada level yang lebih tinggi.

“Para pesilat harus melewati berbagai proses dalam kejuaraan seperti ini. Dengan begitu, mereka akan lebih siap menghadapi berbagai event dengan situasi, daerah, bahkan negara yang berbeda,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto berpesan kepada seluruh peserta agar memiliki mental tangguh, semangat juang, dan spirit juara dalam setiap pertandingan.

“Semua proses harus dijalani dengan latihan dan kerja keras yang maksimal. Tidak ada keberhasilan yang diraih tanpa kerja keras,” tutur Rektor.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pengembangan kemampuan dan pembentukan karakter pesilat muda sebagai bagian dari proses kaderisasi Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Selain itu, kegiatan tersebut turut menjadi sarana memperkenalkan UM Bandung kepada masyarakat luas.***(FK)

Administrator

Salat Idul Adha di UM Bandung Angkat Pesan Penguatan Keluarga untuk Membangun Generasi Unggul

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung bersama PCM Panyileukan di halaman kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, Rabu (27/05/2026).

Jemaah memadati area pelaksanaan untuk menunaikan ibadah sekaligus memaknai pesan pengorbanan Iduladha.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Dikdasmen PCM Panyileukan Dr Muhammad Parhan Mubarok MAg bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

Dalam khotbahnya, ia mengajak umat Islam memandang kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS bukan sekadar peristiwa kurban, tetapi sebagai pelajaran besar tentang pentingnya keluarga dalam membangun peradaban.

Mubarok menegaskan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam melahirkan masyarakat yang kuat, bahagia, dan sejahtera.

Menurutnya, masyarakat yang baik tidak akan lahir tanpa keluarga harmonis yang dibangun di atas nilai-nilai keislaman yang kokoh. 

“Allah SWT melalui kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ingin menunjukkan kepada kita betapa pentingnya keluarga dalam membangun masyarakat dan peradaban,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keluarga tidak dapat dipisahkan dari peran anak sebagai unsur penting di dalamnya.

Menurutnya, Nabi Ismail merupakan teladan anak terbaik yang menunjukkan ketaatan, akhlak, dan pengabdian luar biasa hingga kemudian diangkat menjadi nabi oleh Allah SWT. 

“Ketika berbicara tentang keluarga, maka kita juga berbicara mengenai salah satu unsur terpenting di dalamnya, yakni anak-anak kita,” kata Mubarok.

Dalam khotbahnya, Mubarok juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang menimpa generasi muda, seperti eksploitasi anak, pergaulan bebas, minuman keras, hingga keterlibatan dalam geng motor.

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut kerap berakar dari pola pengasuhan keluarga yang kurang tepat.

Dia menjelaskan, terdapat dua pola yang sama-sama berpotensi menimbulkan masalah, yakni sikap orang tua yang terlalu memanjakan anak dan sikap yang justru mengabaikan atau menelantarkan mereka. Padahal, kasih sayang tidak cukup diwujudkan dengan pemenuhan fasilitas semata.

“Kebutuhan anak bukan hanya soal materi, tetapi perhatian, keteladanan, dan pendampingan yang utuh,” tegasnya.

Oleh karena itu, Mubarok mengajak umat Islam menjadikan Iduladha sebagai momentum untuk belajar dari keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.

Menurutnya, orang tua yang menginginkan anak saleh dan salehah harus terlebih dahulu mempersiapkan diri menjadi teladan terbaik dalam keluarga. 

“Mendidik anak tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan hidup, tetapi menghadirkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Menutup khotbahnya, Mubarok mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam membangun keluarga saleh melalui ikhtiar lahir dan batin, termasuk memperbanyak doa sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim.

“Mari bersungguh-sungguh menghadirkan keluarga yang saleh dan taat kepada Allah SWT. Keluarga yang kuat, penuh keteladanan, dan dibangun atas dasar iman merupakan investasi terbesar dalam melahirkan generasi unggul dan membangun peradaban yang lebih baik,” pungkasnya.***(FA)

Administrator

Mau Kuliah di Bandung? Berikut 10 Kampus Swasta yang Layak Dipertimbangkan

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Bandung selama ini dikenal luas sebagai Kota Kembang sekaligus Kota Pendidikan. Namun, wajah kota ini terus berkembang menjadi pusat industri kreatif, inovasi digital, dan teknologi yang berpengaruh di Indonesia.

Transformasi tersebut menjadikan Bandung bukan hanya menarik dari sisi budaya dan pariwisata, tetapi juga semakin kuat sebagai kota yang melahirkan ide, kreativitas, dan talenta masa depan.

Tidak mengherankan jika Bandung kini menjadi salah satu destinasi pendidikan tinggi favorit bagi generasi muda dari berbagai daerah.

Kota ini menawarkan ekosistem belajar yang dinamis, lingkungan multikultural, serta atmosfer kreatif yang mampu mendukung perkembangan akademik maupun pengembangan diri mahasiswa.

Didukung suasana kota yang sejuk dan nyaman, serta gaya hidup modern yang terus bergerak cepat, Bandung menghadirkan ruang tumbuh yang ideal bagi para calon mahasiswa.

Kehidupan kota yang aktif dipadukan dengan berbagai fasilitas penunjang pendidikan menciptakan pengalaman belajar yang lebih berwarna dan inspiratif.

Di balik pesona kuliner dan destinasi wisatanya, Bandung juga menjadi rumah bagi berbagai perguruan tinggi swasta berkualitas, mulai dari berstandar nasional hingga bertaraf internasional.

Bagi kamu yang tengah merancang masa depan akademik yang kompetitif sekaligus suportif, berikut rekomendasi 10 kampus swasta terbaik di Bandung yang layak masuk daftar pilihan kuliahmu.

Universitas Muhammadiyah Bandung

Universitas Muhammadiyah Bandung atau UM Bandung merupakan perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung.

Kampus ini berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas dengan mengintegrasikan sains, teknologi, seni, dan nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), serta telah meraih akreditasi “Baik Sekali” dari BAN-PT pada 2024.

Mengusung semangat Islamic Technopreneurial University, UM Bandung menjadi salah satu kampus Muhammadiyah yang berkembang pesat di Indonesia.

UM Bandung memiliki berbagai program studi unggulan, didukung dosen lulusan dalam dan luar negeri serta mahasiswa berprestasi di tingkat nasional dan internasional.

Kampus ini juga dikenal aktif dan inovatif dalam promosi digital, khususnya melalui media sosial seperti TikTok, yang menjadikannya semakin populer di kalangan calon mahasiswa.

UM Bandung saat ini memiliki lima fakultas dengan dua puluh program studi. Dari program studi strata satu, strata dua, hingga profesi apoteker bagi kamu alumni prodi farmasi.

Gedung kampusnya sudah milik sendiri dengan 14 lantai sehingga menjadikannya sebagai kampus tertinggi di Bandung Timur saat ini.

Telkom University

Telkom University menjadi salah satu kampus swasta favorit di Bandung, khususnya bagi calon mahasiswa yang memiliki minat di bidang teknologi, komunikasi, dan inovasi digital.

Berlokasi di Kecamatan Dayeuhkolot, kampus ini telah meraih akreditasi Unggul dari BAN-PT serta didukung fasilitas modern, jaringan kerja sama dengan berbagai perusahaan, dan program pengembangan karier yang menunjang kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar)

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dikenal sebagai salah satu kampus swasta unggulan di Bandung dengan reputasi akademik yang telah diakui secara nasional.

Kampus ini memiliki keunggulan pada bidang hukum, teknik sipil, dan manajemen dengan pendekatan pembelajaran dialogis dan partisipatif yang menempatkan mahasiswa sebagai pusat proses belajar (student centered learning).

Universitas Islam Bandung (Unisba)

Universitas Islam Bandung (Unisba) menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang menginginkan lingkungan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.

Kampus ini memiliki beragam program studi unggulan, khususnya pada bidang hukum, komunikasi, dan psikologi, dengan pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan kompetensi akademik dan pembentukan karakter Islami.

Universitas Kristen Maranatha

Universitas Kristen Maranatha merupakan salah satu kampus swasta terbaik di Bandung yang telah mengantongi akreditasi Unggul dari BAN-PT.

Dengan sembilan fakultas dan berbagai pilihan program studi, kampus ini menerapkan pembelajaran berbasis praktik guna mempersiapkan mahasiswa agar lebih siap bersaing di dunia profesional.

Institut Teknologi Nasional (Itenas)

Institut Teknologi Nasional (Itenas) dikenal sebagai kampus yang memiliki kekuatan pada bidang teknik dan desain, seperti teknik sipil, arsitektur, dan desain produk.

Reputasi Itenas juga diperkuat dengan pencapaiannya dalam berbagai pemeringkatan internasional tingkat Asia, sebagai hasil dari komitmen peningkatan kualitas pendidikan.

Universitas Komputer Indonesia (Unikom)

Universitas Komputer Indonesia (Unikom) menjadi salah satu kampus pilihan di Bandung yang berfokus pada pengembangan teknologi komputer dan informasi.

Dukungan fasilitas yang memadai, kualitas tenaga pengajar, serta lulusan yang kompetitif menjadikan kampus ini diminati oleh banyak calon mahasiswa.

Universitas Widyatama

Universitas Widyatama merupakan kampus swasta yang telah berdiri sejak 1973 dan dikenal memiliki kekuatan di bidang akuntansi, ekonomi, dan manajemen.

Kurikulumnya dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan industri sehingga lulusannya diharapkan siap menghadapi persaingan dunia kerja.

Universitas Pasundan (Unpas)

Universitas Pasundan (Unpas) menawarkan pengalaman pendidikan yang lekat dengan nilai dan budaya Sunda. Kampus ini memiliki beragam program studi, mulai dari seni, hukum, hingga teknik, serta didukung jaringan kerja sama dengan berbagai institusi dan perusahaan di dalam maupun luar negeri.

Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)

Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) hadir dengan fokus pendidikan di bidang logistik dan manajemen bisnis.

Kampus ini menekankan kesiapan kerja mahasiswa melalui kurikulum yang dirancang selaras dengan kebutuhan industri, rantai pasok, dan sistem transportasi global.

Mau tahu informasi seputar pendaftaran UM Bandung? Silakan klik link ini https://pmb.umbandung.ac.id/ dan https://umbandung.ac.id/

Sumber: diolah dari berbagai sumber

Administrator