HKI UM Bandung, Tempat Tumbuh Calon Praktisi Hukum

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Siapa bilang kuliah hukum isinya hanya menghafal pasal dan membaca buku tebal sepanjang hari?

Di Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, mahasiswa justru diajak belajar dengan cara yang lebih seru, aplikatif, dan relevan dengan persoalan yang benar-benar terjadi di tengah masyarakat.

Pengalaman itu dirasakan langsung oleh Fadila Rizka Anggraeni. Mahasiswi semester enam ini mengaku menemukan suasana belajar yang jauh dari kesan monoton.

Baginya, kuliah di HKI UM Bandung bukan sekadar mengejar nilai, tetapi menjadi ruang untuk bertumbuh, berdiskusi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.

Di balik kesibukannya sebagai mahasiswa, Fadila memiliki hobi membaca novel dan buku pengembangan diri.

Dua buku favoritnya, "Nunchi" dan "Laut Bercerita", membuatnya semakin peka terhadap persoalan kemanusiaan, empati, dan keadilan.

Ketertarikan itu kemudian menemukan jalannya ketika ia memutuskan bergabung dengan Prodi HKI UM Bandung.

"Di sini kita enggak cuma belajar teori hukum. Banyak mata kuliah yang membuat kita memahami bagaimana hukum hadir untuk menyelesaikan persoalan masyarakat," ujar Fadila saat ditemui di sela-sela Ujian Akhir Semester (UAS), Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, mahasiswa mempelajari berbagai cabang ilmu hukum secara komprehensif. Mulai dari hukum perkawinan, waris, wakaf, penyelesaian sengketa keluarga, hingga hukum pidana, hukum perdata, dan hukum acara perdata.

Seluruh materi dipelajari melalui pendekatan akademis, islami, dan profesional sehingga mahasiswa memiliki bekal yang kuat, baik secara keilmuan maupun praktik.

Yang membuat Fadila semakin nyaman adalah budaya belajar di HKI UM Bandung yang terbuka dan suportif. Dosen tidak hanya mengajar di depan kelas.

Namun, menjadi mentor yang siap berdiskusi, memberikan arahan, serta mendorong mahasiswa untuk berani berpikir kritis dan menyampaikan pendapat.

Materi perkuliahan pun dirancang mengikuti perkembangan zaman. Hukum Islam dipelajari berdampingan dengan hukum nasional sehingga mahasiswa mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang dan lebih siap menghadapi tantangan dunia hukum yang terus berkembang.

Belajar di HKI UM Bandung juga jauh dari kata membosankan. Selain kuliah di kelas, mahasiswa aktif mengikuti diskusi, presentasi, analisis kasus, penelitian, hingga program magang di berbagai lembaga hukum, pengadilan, dan institusi lainnya.

Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja. Tak heran jika Fadila semakin optimistis menatap masa depannya.

Menurutnya, peluang karier lulusan HKI sangat luas, mulai dari hakim, advokat, pengacara, konsultan hukum, peneliti, dosen, hingga berbagai profesi di lembaga pemerintahan maupun institusi yang bergerak di bidang hukum. 

Anggapan bahwa lulusan HKI hanya bisa bekerja di Kantor Urusan Agama (KUA), menurutnya, sudah tidak lagi sesuai dengan realitas saat ini.

Bukan hanya soal akademik, Fadila juga menemukan lingkungan kampus yang membuatnya berkembang sebagai pribadi.

Teman-teman yang saling mendukung, dosen yang memotivasi, serta banyaknya kegiatan organisasi, kompetisi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi pengalaman yang memperkaya perjalanan kuliahnya.

Ia pun mengapresiasi komitmen Prodi HKI UM Bandung yang terus menghadirkan pembelajaran inovatif agar mahasiswa siap menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, kampus memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, kepemimpinan, komunikasi, hingga pengalaman lapangan yang dibutuhkan di dunia kerja.

Menjelang akhir perbincangan, Fadila membagikan pesan bagi para pelajar yang sedang menentukan pilihan jurusan kuliah.

Menurutnya, memilih program studi tidak boleh sekadar ikut-ikutan teman atau tren media sosial.

"Kenali passion kalian sejak awal. Kalau kita kuliah di jurusan yang memang sesuai minat, proses belajarnya akan terasa lebih menyenangkan, kita lebih semangat berkembang, dan lebih siap menghadapi masa depan," tuturnya.

Bagi calon mahasiswa yang ingin belajar hukum dengan pendekatan yang aplikatif, didampingi dosen yang suportif, serta memperoleh pengalaman praktik sejak masih kuliah, Prodi Hukum Keluarga Islam UM Bandung menawarkan lebih dari sekadar ruang belajar.

Program studi ini menjadi tempat bertumbuh bagi generasi muda yang ingin membangun kompetensi, karakter, dan profesionalisme untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus tantangan dunia kerja.***