Tentang Kami
Teknologi Pangan UMBandung membuka Program Sarjana Strata 1 (S-1) untuk menghasilkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan tersebut. Kurikulum Teknologi Pangan UMBandung dirancang dengan tiga kompetensi sekaligus yang saling terintegrasi, yaitu:
- Keislaman yang menekankan pada konsep pangan halal dan tayib.
- Technopreneurship yang menekankan pada jiwa entrepreneur lulusan yang didukung oleh ilmu manajemen dan kewirausahaan di bidang teknologi pangan.
- Ilmu Teknologi Pangan yang didukung oleh pengetahuan potensi bahan pangan lokal serta pengolahannya, pengetahuan gizi bahan pangan, pengetahuan teknologi rekayasa pangan, pengalaman kerja praktik di industri pangan, pengalaman riset di bidang teknologi pangan untuk menjawab tantangan pangan masa depan, dan pengalaman kuliah kerja nyata (KKN)
Visi dan Misi
Visi
Menjadi program studi unggul dan inovatif dalam mengembangkan keilmuan sains dan teknologi pangan halal berbasis keanekaragaman pangan Nusantara melalui sistem biorefinery sirkular berkelanjutan guna menghasilkan lulusan profesional dan teknopreneur berkarakter islami yang berdaya saing global dan berdampak luas bagi masyarakat.Misi
Dalam rangka mewujudkan visi Lembaga dan visi Keilmuan di atas, serta berpedoman pada prinsip Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA), Misi Program Studi Sarjana Teknologi Pangan UM Bandung dirumuskan sebagai berikut:
- Bidang Pendidikan: Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran berkualitas di bidang sains dan teknologi pangan lokal, kehalalan pangan, sistem biorefinery sirkular berkelanjutan, dan teknopreneur dalam menghasilkan lulusan yang berkarakter islami.
- Bidang Penelitian: Menyelenggarakan penelitian di bidang sains dan teknologi pangan yang inovatif, berfokus pada eksplorasi berbasis keanekaragaman pangan Nusantara melalui sistem biorefinery sirkular berkelanjutan untuk menghasilkan produk pangan yang aman, bermutu, dan halal, serta berdampak pada masyarakat.
- Bidang Pengabdian kepada Masyarakat: Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui hilirisasi hasil riset, penyampaian pengetahuan ilmiah, dan penerapan sistem biorefinery sirkular berkelanjutan untuk menyelesaikan permasalahan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK): Mengintegrasikan nilai-nilai AlIslam dan Kemuhammadiyahan secara menyeluruh dalam setiap kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tujuan
Visi dan Misi Program Studi Teknologi Pangan UM Bandung telah ditetapkan menjadi cita-cita bersama yang memandu arah pengembangan organisasi. Tujuan dari penyelenggaraan Program Studi dijabarkan sebagai berikut:
-
Menghasilkan lulusan sarjana Teknologi Pangan yang kompeten, profesional, berdaya saing, dan berkarakter Islami yang mampu mengintegrasikan sains dan teknologi pangan lokal melalui sistem biorefinery sirkular berkelanjutan.
-
Menghasilkan penelitian inovatif di bidang sains dan rekayasa teknologi pangan yang berorientasi pada eksplorasi berbasis keanekaragaman pangan Nusantara melalui sistem biorefinery sirkular berkelanjutan dalam pengembangan inovasi pangan lokal yang aman, bermutu, dan halal.
-
Memberikan solusi nyata atas permasalahan di bidang pangan, keamanan pangan, dan gizi yang berdampak pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan sistem biorefinery sirkular berkelanjutan.
-
Menghasilkan lulusan yang berkarakter Islami, berakhlak karimah, dan berjiwa teknopreneur.
Strategi
Dalam rangka mewujudkan Visi, Misi, dan Tujuan yang telah ditetapkan, Program Studi Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Bandung merumuskan strategi pencapaian sebagai berikut:
-
Penguatan kelembagaan Program Studi Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Bandung yang berkarakter Islami.
-
Peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada rekayasa teknologi pangan lokal dan halal.
-
Meningkatnya kompetensi lulusan Program Studi Teknologi Pangan sebagai teknopreneur, praktisi, auditor, dan regulator pangan.
-
Pemantapan sarana dan prasarana laboratorium yang mendukung pembelajaran dan inovasi teknologi pangan.
-
Pembukaan jaringan kerja sama strategis dengan berbagai pihak.
Kompetensi
Program Studi Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Bandung berkomitmen membekali mahasiswa dengan kompetensi komprehensif yang mencakup aspek ilmiah, teknis, manajerial, dan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. Kompetensi ini dirancang untuk melahirkan lulusan yang unggul, profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global di bidang pangan.
-
Kimia dan analisis komponen Pangan
-
Mikrobiologi pangan
-
Keamanan pangan
-
Rekayasa dan proses pengolahan pangan
-
Biokimia pangan, gizi, dan Kesehatan
-
Ilmu Sensori
-
Manajemen jaminan mutu pangan
-
Peraturan dan legislasi pangan
-
Analisis data, statistika, dan teknologi informasi
-
Komunikasi lisan dan tulisan
-
Berpikir kritis dan pemecahan masalah
-
Etika, profesionalisme dan kepemimpinan
-
Kehalalan pangan
-
Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIKA)
-
Teknopreneurship
-
Nilai-nilai pancasila
Kurikulum
-
Program Studi Teknologi Pangan UMBandung memiliki kekhasan dalam kurikulum Teknologi Pangan yang terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan secara menyeluruh, kehalalan pangan, dan jiwa teknopreneur berkarakter Islami yang diimplementasikan pada mata kuliah di setiap semester.
-
Program Studi Teknologi Pangan UMBandung unggul dalam pengkajian sains dan teknologi pangan halal berbasis keanekaragaman pangan Nusantara melalui penerapan sistem biorefinery sirkular berkelanjutan untuk menghasilkan inovasi produk pangan lokal yang aman, bermutu, dan halal.
-
Pelaksanaan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang komprehensif dari hulu ke hilir untuk memberikan solusi nyata atas permasalahan di bidang pangan, keamanan pangan, dan gizi melalui sistem biorefinery sirkular berkelanjutan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
- Kurikulum dirancang sesuai standar kompetensi untuk mencetak lulusan profesional sebagai praktisi, auditor, regulator pangan, dan teknopreneur yang dikolaborasikan dengan konsep keislaman & kemuhammadiyahan. Selain itu, terdapat program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diimplementasikan di dalamnya, sehingga menghasilkan lulusan sarjana Teknologi Pangan yang berdaya saing global dan siap menjawab tantangan masa kini.
Seluruh kekhasan dan keunggulan kurikulum tersebut diwujudkan secara nyata melalui susunan mata kuliah yang terstruktur di setiap semester. Rangkaian mata kuliah berikut dirancang untuk memastikan integrasi antara sains dan teknologi pangan, nilai-nilai keislaman, kehalalan, serta jiwa teknopreneur berkarakter Islami, sehingga menghasilkan lulusan yang profesional, berdaya saing global, dan siap menjawab tantangan masa kini.
Profil Lulusan
Prodi Teknologi Pangan menetapkan 4 (empat) profil lulusan serta peranannya di dunia kerja, yaitu:
-
Praktisi Industri Pangan dan Instansi Pemerintah/Non-Pemerintah. Profil ini mencakup peran sebagai staf QC/QA, PPIC, R&D, Pengawas Gizi, hingga Food Data Analyst. Lulusan disiapkan untuk bisa langsung mengaplikasikan keahlian teknis secara komprehensif di lapangan. Mereka bertugas menganalisis dan mengintegrasikan prinsip sains untuk mendesain sistem pengolahan pangan yang tidak hanya efisien, tetapi juga terjamin keamanan dan mutunya.
-
Auditor & Regulator Pangan. Untuk menjawab tingginya kebutuhan akan kepatuhan industri terhadap regulasi, Prodi menyiapkan lulusan untuk berkiprah sebagai Auditor Keamanan Pangan, Penyelia Halal, maupun Spesialis Regulasi Pangan. Berbekal integritas dan pemahaman mendalam terkait regulasi pangan dan SJPH, lulusan berperan krusial dalam memastikan bahwa proses produksi di industri telah memenuhi standar mutu sekaligus syariat Islam.
-
Wirausahawan (Foodpreneur). Mengakomodasi nafas entrepreneurship dari UPPS, prodi mendorong mahasiswa agar tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja. Sebagai wirausahawan atau konsultan di bidang pangan, lulusan dilatih untuk berpikir kritis, logis, dan inovatif dalam memecahkan masalah. Tujuannya agar mereka mampu melihat peluang dan membangun bisnis pangan yang mandiri, adaptif, serta berdaya saing.
-
Akademisi & Edukator Pangan. Bagi lulusan yang memiliki panggilan di bidang riset dan pendidikan (misalnya sebagai edukator atau asisten peneliti), Prodi membekali mereka dengan kemampuan kajian ilmiah yang mumpuni. Peran mereka difokuskan pada upaya mengedukasi masyarakat terkait gizi dan pangan, dengan tetap menanamkan karakter unggul yang berjiwa Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Capaian Pembelajaran Lulusan
CPL1. Mampu menginternalisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan untuk membentuk pribadi yang bertaqwa sebagai landasan moral dalam mengintegrasikan etika akademik, disiplin, dan akuntabilitas secara konsisten, serta mewujudkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam ranah profesional maupun kemasyarakatan.
CPL2. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif, serta mampu mengaplikasikan ilmu dasar MIPA (kimia, biologi, fisika, matematika), analisis data statistika, dan literasi teknologi dalam pengembangan ilmu teknologi pangan.
CPL3. Mampu berkomunikasi secara efektif, menunjukkan profesionalisme dan kepemimpinan secara aktif dan bertanggung jawab dalam tim multidisiplin (teamwork), serta memiliki kemauan dan kemampuan untuk pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning).
CPL4. Mampu menganalisis prinsip dan konsep teoritis mendalam mengenai kimia dan analisis komponen pangan, biokimia pangan, gizi dan kesehatan, serta memahami metode uji ilmu sensori.
CPL5. Mampu menganalisis prinsip dan konsep teoritis mendalam mengenai mikrobiologi dan keamanan pangan, serta rekayasa dan proses pengolahan pangan.
CPL6. Mampu mengidentifikasi, mengevaluasi masalah, mendesain eksperimen, dan melakukan investigasi berbasis metode ilmiah untuk merancang pengembangan produk teknologi pangan yang kompleks dengan mempertimbangkan kesehatan, keselamatan, budaya, dan keberlanjutan.
CPL7. Mampu mendesain dan mengaplikasikan prinsip manajemen jaminan mutu pangan di industri, serta mampu mematuhi dan mendeskripsikan kerangka peraturan dan legislasi pangan yang berlaku di tingkat nasional dan global.
CPL8. Menguasai dan mampu menerapkan prinsip pangan halal-thayyib serta Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) secara komprehensif pada rantai pasok industri pangan.
CPL9. Mampu merumuskan ide bisnis, mengaplikasikan prinsip manajemen kewirausahaan, dan mengembangkan proyek Islamic technopreneurship di bidang pangan berbasis sumber daya lokal.
Teknologi Pangan Halal
Dosen

Mae Amelianawati S.T.P.,M.Si.
Dosen
Dr. Khairiah., Sp., Mt.
Ketua Program Studi
Ratna Sari Listyaningrum S.T.P., M.Si.
Dosen
Dr. Saepul Adnan S.Si., M.Si.
Dosen
Dr. Sakina Yeti Kiptiyah S.T.P, M.Sc.
Sekretaris Program Studi
Dr. Syahril S.T.,M.M.
Dosen
Fahmi Ilman Fahrudin, S.t.p., Moft., Ph.d.
Dosen
Ana Nadiya Afinatul Fishi S.T.P., M.T.P.
Dosen