Berita

Tak Hanya Jadi Projek Engineer, Ini Prospek Kerja Lulusan Teknik Elektro UM Bandung

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Menarik untuk membahas satu lagi program studi di Fakultas Sains dan Teknologi UM Bandung yang memiliki prospek kerja menjanjikan, yaitu Teknik Elektro. Apa saja yang dipelajari di program studi ini? Tentu saja, fokus utamanya adalah kelistrikan, kebutuhan dasar yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa Teknik Elektro UM Bandung mempelajari berbagai aspek terkait kelistrikan, mulai dari menelaah konsep dasar hingga mendesain dan mempraktikkan sistem serta komponen yang berhubungan dengan listrik. Namun, tidak hanya soal kabel dan jaringan listrik, mahasiswa Teknik Elektro juga mendalami berbagai konsep yang berkaitan dengan elektronik modern.

Dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan relevan, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang berguna di dunia kerja. Lalu, seperti apa prospek kerja lulusan Teknik Elektro UM Bandung? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Dosen teknik

Lulusan sarjana Teknik Elektro yang berminat menjadi akademikus di perguruan tinggi perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang magister atau doktor. Langkah ini penting untuk memenuhi kualifikasi sebagai dosen atau peneliti. Dengan gelar lanjutan, peluang berkarier di dunia akademik akan semakin terbuka lebar.

2. Projek engineer

Projek engineer adalah profesional yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek di perusahaan. Tugas utamanya mencakup perancangan anggaran dan pengawasan terhadap berbagai aspek dalam proyek tersebut. Dengan peran ini, projek engineer memastikan proyek berjalan lancar sesuai rencana dan tujuan.

3. Teknisi di industri manufaktur

Industri manufaktur sangat membutuhkan lulusan Teknik Elektro untuk berbagai posisi. Lulusan ini dapat bekerja sebagai staf produksi, engineer, atau teknisi yang bertanggung jawab mengelola sistem kelistrikan dan elektronik. Peran mereka sangat vital untuk memastikan kelancaran operasional dan efisiensi di perusahaan.

4. Teknisi di pertambangan

 

Di Indonesia, banyak perusahaan tambang yang bergerak di bidang batu bara, nikel, emas, dan lainnya. Lulusan Teknik Elektro sangat dibutuhkan di perusahaan-perusahaan tersebut, terutama untuk mengisi posisi teknisi kelistrikan. Peran mereka penting untuk memastikan kelancaran operasional peralatan kelistrikan di tambang.

5. Teknisi di industri otomotif

Lulusan Teknik Elektro tidak hanya dibutuhkan di luar negeri, tetapi juga di dalam negeri. Sebagai ahli di bidang kelistrikan, mereka sangat cocok untuk bekerja di industri otomotif. Peran mereka sangat penting dalam pengembangan dan pemeliharaan sistem kelistrikan pada kendaraan.

6. Pegawai pemerintah alias ASN

Setiap tahun, pemerintah membuka lowongan untuk ASN, dan ini merupakan peluang besar bagi lulusan Teknik Elektro. Mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bergabung di berbagai instansi, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Posisi di kementerian tersebut sangat relevan dengan keahlian di bidang kelistrikan dan energi.

 

Itulah enam prospek kerja bagi lulusan Teknik Elektro UM Bandung yang dapat Mimin himpun. Sebenarnya, masih banyak peluang lainnya yang bisa dimanfaatkan oleh para lulusan Teknik Elektro. Semua itu tergantung pada kemampuan mereka dalam menangkap peluang dan semangat untuk terus berkembang.***

Administrator

Transformasi Ekonomi, Kunci Kemandirian Persyarikatan Muhammadiyah

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Transformasi ekonomi menjadi kata kunci dalam mewujudkan kemandirian persyarikatan. Hal ini disampaikan dosen prodi Manajemen UM Bandung Dr Perwito SE MM dalam program Gerakan Subuh Mengaji Aisyiyah Jawa Barat belum lama ini. Menurutnya, transformasi ekonomi adalah upaya strategis untuk menggerakkan sumber daya ke sektor dengan produktivitas tinggi.

Perwito menjelaskan bahwa transformasi ekonomi tidak hanya berbicara soal alokasi sumber daya. Namun, mencakup pemurnian akidah, dinamika muamalah, dan pemanfaatan sumber daya berbasis nilai-nilai Islam. Ia menekankan pentingnya merujuk kepada Al-Quran dan As-Sunnah sebagai pedoman dalam setiap langkah transformasi.

Dalam paparannya, dia mengutip QS An-Nisa ayat 100 yang menegaskan bahwa hijrah di jalan Allah akan membawa kelapangan rezeki dan pahala besar. “Hijrah dalam konteks ekonomi adalah berpindah dari kondisi stagnan menuju kondisi yang lebih maju, baik dari segi infrastruktur, kebijakan, maupun sumber daya manusia,” ungkapnya.

Salah satu tantangan besar yang dihadapi Indonesia, lanjutnya, adalah ketimpangan ekonomi, rendahnya daya saing SDM, hingga kebergantungan pada modal asing. Perwito memaparkan bahwa optimalisasi infrastruktur, penguatan kebijakan pemerataan ekonomi, dan peningkatan kualitas SDM harus menjadi prioritas.

Dia juga menyoroti peran Muhammadiyah dalam mendorong kemandirian ekonomi umat. Berdasarkan hasil Tanfidz Muktamar ke-48 tahun 2022, Muhammadiyah memiliki visi untuk mengembangkan etos bisnis, kewirausahaan, dan amal usaha ekonomi yang berdaya saing. “Muhammadiyah harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang tidak hanya memperkuat persyarikatan, tetapi memajukan bangsa,” tegasnya.

Kemandirian ekonomi ini, menurut Perwito, dapat diwujudkan melalui berbagai langkah konkret. Beberapa di antaranya adalah optimalisasi wakaf produktif, pengelolaan zakat untuk investasi, hingga pembentukan Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM).

Dia menekankan bahwa tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel harus menjadi prinsip utama dalam menjalankan usaha. ”Dalam mengelola amal usaha, Muhammadiyah tetap berpedoman pada kaidah, peraturan, dan kebijakan persyaratan Muhammadiyah,” tandasnya.

Lebih lanjut, dia menggarisbawahi pentingnya literasi ekonomi dalam mendukung semangat teologi Al-Maun yang berakar pada budaya kedermawanan dan pemberdayaan kaum lemah. Transformasi ekonomi, katanya, merupakan salah satu bentuk ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui keadilan dan kebangkitan ekonomi umat.

Perwito mengakhiri presentasinya dengan ajakan kepada seluruh elemen Muhammadiyah untuk terus berkolaborasi. “Transformasi ekonomi merupakan amanah besar. Dengan kerja keras, kolaborasi, dan keberlanjutan, Muhammadiyah bisa menjadi lokomotif perubahan yang memberikan manfaat luas bagi umat dan bangsa,” tutupnya.***

Administrator

Inilah 10 Tips Agar Kuliah Lebih Semangat dan Efektif

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Menjalani kuliah dengan semangat adalah kunci utama untuk meraih cita-cita dan masa depan yang diimpikan. Kuliah bukan sekadar rutinitas belajar, tetapi juga proses membentuk karakter, mengasah keterampilan, dan memperluas wawasan. Dengan semangat yang tinggi, setiap tantangan dapat dihadapi dengan tekad kuat, menjadikannya peluang untuk tumbuh dan berkembang.

Semangat dalam kuliah juga membantu menjaga fokus pada tujuan, sehingga setiap langkah yang diambil menjadi lebih bermakna. Oleh karena itu, penting untuk terus memotivasi diri, menjaga konsistensi, dan mengingat bahwa setiap usaha yang dilakukan hari ini adalah investasi bagi kesuksesan di masa depan. Berikut 10 tips kuliah agar semangat.

Tetapkan Tujuan yang Jelas

Menetapkan tujuan jangka pendek dan panjang yang spesifik sangat penting untuk memotivasi diri selama kuliah. Fokus pada target seperti lulus tepat waktu, meraih IPK tinggi, atau menguasai keahlian tertentu dapat membantu mengarahkan langkah secara terstruktur. Dengan tujuan yang jelas, setiap usaha yang dilakukan menjadi lebih terukur dan bermakna.

Kelola Waktu dengan Baik

Menggunakan planner atau aplikasi manajemen waktu dapat membantu mengatur jadwal kuliah, tugas, dan waktu istirahat secara lebih efektif. Dengan perencanaan yang terorganisir, beban tugas terasa lebih ringan, dan waktu dapat dimanfaatkan secara optimal. Langkah ini juga membantu menjaga keseimbangan antara akademik dan kebutuhan pribadi.

Ciptakan Lingkungan Belajar Nyaman

Menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif sangat penting untuk mendukung produktivitas. Pastikan ruang belajar rapi, bebas dari gangguan, serta dilengkapi dengan meja, kursi ergonomis, dan pencahayaan yang memadai. Kondisi ini membantu meningkatkan konsentrasi dan membuat belajar menjadi lebih efektif.

Bangun Kebiasaan Positif

Memulai hari dengan rutinitas pagi yang positif dapat membantu menyegarkan pikiran dan meningkatkan fokus. Aktivitas seperti olahraga ringan, membaca motivasi, atau meditasi memberikan energi tambahan untuk menghadapi aktivitas sehari-hari. Dengan pikiran yang lebih jernih, semangat belajar pun akan semakin optimal.

Aktif di Kelas dan Diskusi

Terlibat aktif dalam diskusi, mengajukan pertanyaan, dan mencatat selama kuliah adalah langkah penting untuk memahami materi dengan lebih baik. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan konsentrasi tetapi juga membantu memperkuat pemahaman. Dengan keterlibatan penuh, proses belajar menjadi lebih efektif dan bermakna.

Jaga Pola Makan dan Tidur

Menjaga pola makan sehat dan memastikan waktu tidur yang cukup setiap malam sangat penting untuk mendukung aktivitas belajar. Kondisi tubuh yang bugar akan membantu otak lebih siap menerima dan memproses informasi dengan optimal. Dengan begitu, produktivitas dan fokus selama kuliah dapat meningkat secara signifikan.

Temukan Teman Belajar yang Mendukung

Belajar bersama teman yang memiliki semangat dan tujuan yang sejalan bisa menjadi cara efektif untuk meningkatkan motivasi. Selain saling mendukung, kolaborasi ini membantu dalam memecahkan berbagai kesulitan belajar dengan bertukar ide dan pengetahuan. Dengan suasana yang positif, proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan produktif.

Berikan Reward pada Diri Sendiri

Setelah menyelesaikan tugas atau mencapai target, beri diri sendiri penghargaan kecil sebagai bentuk apresiasi. Misalnya, menikmati makanan favorit, menonton film, atau pergi jalan-jalan untuk melepas penat. Penghargaan tersebut bisa menjadi motivasi untuk terus bekerja keras dan menjaga semangat.

Manfaatkan Sumber Belajar Tambahan

Untuk memperdalam materi kuliah, manfaatkan berbagai sumber belajar seperti buku referensi, video pembelajaran, atau kursus online. Sumber-sumber ini dapat membantu memperjelas konsep yang belum dipahami di kelas. Dengan mengakses berbagai media belajar, pemahaman terhadap materi kuliah akan semakin mendalam dan lengkap.

Jaga Pikiran Positif dan Hindari Stres Berlebihan

Saat menghadapi kegagalan, penting untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri. Tetap berpikir positif dan anggap setiap tantangan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Dengan sikap ini, kegagalan akan menjadi langkah menuju kesuksesan yang lebih besar.***

Administrator

Selain Jadi Pengusaha Kosmetik, Inilah Prospek Kerja Lulusan Farmasi UM Bandung

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Saat kami berkunjung ke berbagai SMA, pertanyaan seputar prospek kerja dari setiap program studi sering kali muncul. Salah satu yang sering ditanyakan adalah, "Kak, kalau kuliah di prodi Farmasi, nanti kerjanya jadi apa?" Pertanyaan ini mungkin tidak akan muncul dari siswa SMK Farmasi, tetapi cukup umum diajukan oleh siswa SMA umum atau pesantren.

Bagi mereka, mengetahui apa yang dipelajari di bidang Farmasi dan peluang kerja yang ditawarkan sangatlah penting, mengingat minimnya pemahaman mereka tentang dunia kefarmasian. Jadi, apa saja prospek kerja lulusan prodi Farmasi UM Bandung? Berikut adalah enam peluang karier menarik yang bisa ditempuh lulusan Farmasi UM Bandung.

1. Pengusaha di bidang kosmetik, obat herbal, apotek, dan klinik

Wajar jika Farmasi menarik perhatian, karena selama kuliah mahasiswa akan mempelajari cara meracik obat-obatan untuk keperluan medis. Materi ini menjadi dasar penting dalam dunia kesehatan. Dengan keahlian tersebut, lulusan Farmasi memiliki peran vital dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat.

2. Akademisi dan peneliti di berbagai lembaga

Untuk menjadi akademisi, lulusan S1 perlu melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, bahkan hingga S3. Langkah ini penting untuk mendalami keilmuan di bidangnya. Dengan kualifikasi tersebut, mereka dapat berkontribusi dalam dunia pendidikan sebagai dosen atau peneliti.

3. Bekerja di Instansi pemerintah

Dalam setiap formasi penerimaan CPNS, lulusan Farmasi selalu memiliki peluang besar. Mereka biasanya ditempatkan di lembaga seperti BPOM, Kementerian Kesehatan, rumah sakit, atau puskesmas. Posisi ini memungkinkan mereka berkontribusi langsung dalam bidang kesehatan masyarakat.

4. Bekerja di Industri Farmasi

 

Indonesia memiliki banyak industri farmasi ternama yang menawarkan peluang karier menjanjikan. Beberapa di antaranya adalah Biofarma, Medion, Wardah, Kalbe, Sanbe, dan Otto. Industri ini terus berkembang dan membutuhkan tenaga profesional di bidang farmasi.

5. Auditor halal

Jarang diketahui bahwa lulusan Farmasi memiliki peluang bekerja di lembaga seperti LPPOM MUI dan Halal Center. Mereka dapat berperan sebagai auditor yang memastikan kehalalan produk, terutama dalam industri makanan, minuman, dan obat-obatan. Profesi ini penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat akan produk yang sesuai dengan standar halal.

6. Juga bisa menjadi perwira ahli TNI dan POLRI

Mungkin terdengar tidak biasa, tetapi lulusan Farmasi juga memiliki peluang karier di instansi seperti tentara atau polisi. Mereka dibutuhkan sebagai perwira yang ahli dalam bidang kesehatan dan obat-obatan. Peran ini mendukung pelayanan medis serta manajemen farmasi di lingkungan institusi tersebut.

Untuk mahasiswa yang sedang menempuh studi di jurusan Farmasi atau siswa SMA yang masih bingung dengan prospek kerja di bidang ini, semoga tulisan ini bisa memberikan pencerahan. Tetap semangat ya.***

Administrator

UM Bandung Masuk 25 Kampus Terbaik di Bandung Versi Edurank 2024

BANDUNGMU.COM, Bandung -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung berhasil masuk dalam daftar 25 kampus terbaik di Bandung versi Edurank tahun 2024. Informasi ini diungkap melalui unggahan TikTok DetikJabar pada Selasa (14/01/2025). Video tersebut telah menarik perhatian warganet dengan mendapatkan lebih dari 10 ribu like, 650 komentar, dan 1.709 kali dibagikan.

Dalam daftar tersebut, Institut Teknologi Bandung (ITB) menempati peringkat pertama, diikuti oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Telkom University (Tel-U), dan UIN Sunan Gunung Djati. UM Bandung bersanding dengan Universitas Parahyangan, Universitas Kristen Maranatha, Unpas, Universitas Islam Bandung (Unisba), dan kampus-kampus lainnya.

UM Bandung yang berdiri pada 2016 terus berkembang sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan. Kampus yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung ini telah mendapatkan akreditasi "Baik Sekali" dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2024.

Saat ini, UM Bandung memiliki empat fakultas utama, yaitu Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Agama Islam (FAI). Keempat fakultas tersebut menaungi 18 program studi yang beragam dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Beberapa program studi unggulan di Fakultas Sains dan Teknologi meliputi Teknik Elektro, Teknik Informatika, Teknologi Pangan, dan Farmasi. Sementara itu, Fakultas Sosial dan Humaniora menawarkan program seperti Ilmu Komunikasi, Psikologi, dan Kriya Tekstil Fashion. Fakultas Ekonomi dan Bisnis memiliki program Akuntansi dan Manajemen, sedangkan Fakultas Agama Islam menyelenggarakan program Pendidikan Agama Islam hingga Ekonomi Syariah.

Dengan jumlah mahasiswa aktif lebih dari 6.500 orang, UM Bandung menjadi rumah bagi para pelajar dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari negara tetangga seperti Thailand. Kehadiran mahasiswa internasional menunjukkan daya tarik UM Bandung sebagai institusi pendidikan yang kompetitif.

Selain akademik, UM Bandung juga memiliki puluhan unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang mendukung pengembangan minat dan bakat. UKM di UM Bandung mencakup berbagai bidang, seperti olahraga, keprotokoleran, hingga seni film dan fotografi. Hal ini menciptakan lingkungan kampus yang dinamis dan mendukung kreativitas mahasiswa.

Dengan pencapaian ini, UM Bandung semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi pilihan di Bandung. Prestasi ini menjadi motivasi bagi UM Bandung untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan bagi mahasiswa.***(FA)

Administrator

Tips Mengatur Jadwal Kuliah dan Bekerja Agar Keduanya Bisa Berjalan Secara Baik

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Mengatur jadwal kuliah sambil bekerja membutuhkan manajemen waktu yang efektif agar keduanya dapat berjalan lancar. Dengan strategi yang tepat, seperti penjadwalan terstruktur dan memanfaatkan waktu secara maksimal, Anda bisa menyeimbangkan keduanya dengan baik.

Buat Jadwal Harian yang Terstruktur

Merencanakan jadwal harian dengan mencatat waktu untuk bekerja, kuliah, belajar, dan istirahat sangat penting untuk menjaga keseimbangan. Dengan bantuan aplikasi pengelola waktu atau kalender, Anda dapat mengatur aktivitas secara rapi dan lebih efisien.

Prioritaskan Tugas yang Penting

Prioritaskan tugas-tugas yang harus segera diselesaikan dan tunda yang kurang mendesak. Fokuslah pada pekerjaan atau tugas kuliah dengan tenggat waktu terdekat untuk memastikan semuanya selesai tepat waktu.

Manfaatkan Waktu Luang Secara Maksimal

Manfaatkan waktu luang, seperti saat istirahat kerja atau dalam perjalanan, untuk membaca materi kuliah atau menyelesaikan tugas-tugas kecil. Cara ini membantu memaksimalkan produktivitas tanpa mengganggu jadwal utama.

Komunikasikan dengan Atasan dan Dosen

 

Sampaikan kepada atasan bahwa Anda sedang menjalani kuliah agar mereka memahami situasi dan kebutuhan Anda. Hal yang sama juga perlu dilakukan kepada dosen, terutama jika ada jadwal yang berbenturan, sehingga bisa dicari solusi bersama.

Pilih Kuliah di Waktu yang Fleksibel

Jika memungkinkan, pilihlah kelas malam atau kuliah online untuk mempermudah penyesuaian dengan jadwal kerja, sehingga keduanya dapat berjalan lebih fleksibel dan seimbang. Kerjaan lancar tidak terganggu, kuliah juga bisa berjalan secara baik dan maksimal.

Jangan Tunda Tugas

Biasakan untuk segera menyelesaikan tugas kuliah atau pekerjaan setelah diberikan. Menunda hanya akan menyebabkan tugas menumpuk dan meningkatkan beban serta stres. Kalau sudah stres, pekerjaan dan tugas-tugas kuliah pasti akan semakin terabaikan.

Tetapkan Batasan yang Jelas

Pisahkan waktu secara jelas untuk bekerja, kuliah, dan bersosialisasi agar masing-masing tidak saling mengganggu. Tetapkan batasan yang tegas untuk menjaga keseimbangan dan kualitas hidup Anda. Jangan mencampuradukan antara kuliah dan kerja secara bersamaan, tetapi kasih penegasan yang jelas antar-keduanya.

Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

 

Istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan luangkan waktu untuk berolahraga. Kesehatan yang terjaga akan mendukung produktivitas Anda dalam menjalani aktivitas kuliah dan bekerja. Jangan pernah memaksakan sesuatu karena hasilnya pun tidak akan baik.

Gunakan Bantuan Teknologi

Manfaatkan teknologi, seperti aplikasi pengingat, pencatat tugas, atau pembuat catatan, untuk membantu Anda tetap terorganisasi dan mengelola jadwal serta pekerjaan dengan lebih efisien. Bisa juga menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu mengerjakan tugas-tugas. Ingat, hanya sekadar membantu ya.

Belajar untuk Mengatakan Tidak

Jangan ragu untuk menolak pekerjaan tambahan atau kegiatan lain yang tidak mendesak jika itu mengganggu jadwal utama Anda, agar tetap fokus dan menjaga keseimbangan antara kuliah dan pekerjaan.

Nah, itulah beberapa tips mengatur jadwal kuliah dan kerja yang bisa diterapkan. Dengan disiplin dan manajemen waktu yang baik, menjalankan kuliah sambil bekerja dapat dilakukan secara seimbang tanpa mengorbankan salah satu. Kunci keberhasilan terletak pada penjadwalan yang terstruktur, memanfaatkan waktu luang, serta menjaga kesehatan fisik dan mental untuk tetap produktif.***

Administrator