Berita

Suasana Semakin Semarak, Bazar Ikut Meriahkan PESONAMU 2025

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melanjutkan rangkaian acara Pekan Sosialisasi dan Orientasi Mahasiswa Baru (PESONAMU) 2025 dengan membuka stand organisasi mahasiswa (ormawa) dan bazar di area kampus pada Rabu (24/09/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai ormawa, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta ribuan mahasiswa baru.

Suasana semakin meriah ketika para mahasiswa membuka stand produk mereka, sementara ormawa dan UKM turut memanfaatkan momentum ini untuk melakukan promosi.

Antusiasme mahasiswa baru terlihat jelas. Mereka tidak hanya bersemangat mencoba pengalaman berjualan, tetapi penasaran mengenal lebih dekat ormawa dan UKM yang ada di UM Bandung.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru mendapatkan informasi tambahan mengenai keberagaman organisasi kampus.

Mulai dari ormawa berbasis program studi hingga berbagai UKM dengan minat dan bakat yang bisa diikuti sesuai passion mahasiswa.

Salah satu peserta PESONAMU 2025, Mia dari Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, mengaku sangat senang dengan adanya stand bazar kali ini.

”Stand bazar kali ini sangat membantu. Apalagi ini membuat kita bersimulasi sebagai pelaku usaha kecil-kecilan, sesuai dengan tagline yang terus disematkan UM Bandung, yaitu Islamic Technopreneurial University,” ungkapnya.

Tidak hanya bazar, acara hari itu juga menampilkan penayangan film dari UKM Art Sinematografi Deluxe berjudul “Influenced”.

Film tersebut mendapat apresiasi dari mahasiswa baru karena menjadi hiburan segar setelah seharian mengikuti aktivitas bazar.

Pihak kampus menyiapkan rangkaian acara PESONAMU 2025 yang semakin semarak hingga hari terakhir. Berbagai penampilan dari UKM serta materi inspiratif dari para pemateri akan terus dihadirkan untuk memperkaya pengalaman mahasiswa baru.***(Hasbi/Ghibran)

Administrator

PESONAMU 2025: Momentum Penyambutan Mahasiswa Baru UM Bandung

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung resmi membuka rangkaian Pekan Sosialisasi dan Orientasi Mahasiswa Baru (PESONAMU) 2025 di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Selasa (23/09/2025).

Pembukaan ditandai dengan pemasangan nametag hihid dan bandana PESONAMU kepada perwakilan mahasiswa baru, serta pemukulan gong oleh Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto.

Dalam sambutannya, Rektor Herry menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru.

Ia berharap para mahasiswa dapat menimba ilmu dengan sungguh-sungguh di kampus dan tumbuh menjadi Islamic technopreneur yang berkemajuan, tangguh, serta kontributif bagi masyarakat.

Ketua Panitia PESONAMU 2025, Fattan Ichlasul Jahid, melaporkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 1.542 mahasiswa baru dari berbagai program studi.

Ia menjelaskan bahwa PESONAMU terdiri atas rangkaian pra-acara, hari utama PESONAMU, serta ODDI (Orientasi Dakwah-Dakwah Islam).

Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian UM Bandung, Dadang Kahmad, berpesan agar mahasiswa baru menjadikan membaca dan menuntut ilmu sebagai kebiasaan utama.

“Jadilah mahasiswa yang gemar membaca dan haus akan ilmu,” ujarnya penuh penekanan.

Hari pertama PESONAMU 2025 juga menghadirkan kuliah kebangsaan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti.

Selain itu, mahasiswa baru dijadwalkan menerima materi inspiratif dari berbagai pihak, termasuk Green Peace Indonesia, Owner Erigo, dan Grab Indonesia.

Suasana pembukaan semakin meriah dengan penampilan Paduan Suara Mahasiswa UM Bandung, tarian jingle khas PESONAMU, serta peluncuran maskot resmi PESONAMU 2025.

Antusiasme mahasiswa baru terlihat dari semangat mereka mengikuti seluruh rangkaian acara.

Salah satu mahasiswa baru, Aliya Khairinniswah, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari UM Bandung.

“Saya merasa senang sekali ikut PESONAMU. Sangat seru juga bisa mendapatkan relasi baru,” ungkapnya penuh antusias.

Dengan berbagai rangkaian kegiatan yang masih akan berlangsung hingga sepekan ke depan, PESONAMU 2025 diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kampus lebih dekat.

Lebih dari itu, PESONAMU juga menjadi ruang pembentukan semangat kolaborasi, kecerdasan intelektual, dan kepedulian sosial yang sejalan dengan visi UM Bandung sebagai kampus unggul berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.

Acara ini sekaligus menandai awal perjalanan ribuan mahasiswa baru UM Bandung dalam mengukir prestasi dan kontribusi nyata bagi bangsa dan umat.***

Administrator

Belajar dari Ahmad Dahlan dan Buya Hamka, Dadang Kahmad Dorong Mahasiswa UM Bandung Tekun Membaca

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad menyampaikan pesan inspiratif kepada ribuan mahasiswa baru UM Bandung dalam acara Pekan Sosialisasi dan Orientasi Mahasiswa Baru (PESONAMU) 2025 yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Selasa (23/09/2025).

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa UM Bandung bukan hanya sekadar tempat belajar, melainkan juga ruang pembentukan karakter, pengembangan ilmu, dan pengabdian kepada masyarakat.

Nilai-nilai Islam berkemajuan yang menjadi dasar UM Bandung, menurutnya, harus dijadikan pijakan dalam membentuk pribadi yang berilmu, berintegritas, dan memberi kontribusi nyata bagi umat serta bangsa.

“Saudara adalah generasi pilihan yang telah memutuskan untuk menempuh pendidikan tinggi di perguruan tinggi Muhammadiyah. Keputusan ini bukan hanya tepat secara strategis, tetapi juga sarat makna dan nilai perjuangan,” ungkap Dadang dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa PESONAMU merupakan langkah awal penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal kampus, dosen, dan teman-teman sejawat.

Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum membangun persahabatan, memperluas jaringan, sekaligus menyalakan semangat dalam perjalanan akademik di UM Bandung.

Namun, Dadang mengingatkan bahwa orientasi ini tidak berhenti pada sekadar pengenalan.

PESONAMU, kata dia, juga harus menjadi wadah untuk menanamkan semangat kebersamaan, komitmen akademik, serta kesadaran akan peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

Dengan begitu, setiap mahasiswa mampu memahami visi, misi, dan etos keilmuan kampus secara menyeluruh.

Dalam pesannya, ia berpesan agar mahasiswa menjadikan membaca sebagai kebiasaan utama.

“Jadilah mahasiswa yang gemar membaca dan haus akan ilmu. Membaca adalah jendela dunia sekaligus kunci kemajuan,” tegasnya.

Dadang mencontohkan tokoh-tokoh Muhammadiyah seperti KH Ahmad Dahlan, Buya Hamka, dan Haedar Nashir yang dikenal tekun membaca, mencari ilmu tanpa henti, serta melahirkan pemikiran tajam yang membawa perubahan besar.

Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tidak membiarkan hari-hari berlalu tanpa membuka buku, merenungi ilmu, dan memperluas wawasan.

“Di tengah derasnya arus digitalisasi dan informasi instan yang melalaikan, membaca buku adalah bentuk perlawanan intelektual sekaligus jalan pembentukan spiritual yang mulia,” ujarnya.

Pesan ini diperkuat dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-‘Alaq ayat 1–2, yang menegaskan membaca sebagai wahyu pertama dan pintu gerbang peradaban.

Menutup sambutannya, Dadang mengingatkan mahasiswa baru bahwa mereka kini memikul amanah besar sebagai bagian dari keluarga Muhammadiyah.

“Bangunlah masa depan dengan iman, ilmu, dan amal. Jadilah insan yang tinggi ilmunya, mulia akhlaknya, dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita semua,” pungkasnya.***(FA)

Administrator

Pra-PESONAMU 2025: Ribuan Mahasiswa Baru UM Bandung Siap Jalani Perjalanan Akademik

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung resmi memulai rangkaian kegiatan Pekan Sosialisasi dan Orientasi Mahasiswa Baru (PESONAMU) 2025 melalui acara pembukaan yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Senin (22/09/2025).

Opening ceremonial ini diawali dengan Pra-PESONAMU yang menjadi ajang perkenalan bagi mahasiswa baru angkatan 2025/2026, baik dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari luar negeri.

Mengusung tema “Think Smart, Act Right, Be Impactful”, PESONAMU tahun ini diharapkan mampu membentuk mahasiswa baru yang berpikir bijak, bertindak positif, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pra-PESONAMU hadir bukan hanya sebagai kegiatan pengenalan kampus, melainkan sebagai bekal awal bagi mahasiswa untuk memulai perjalanan akademik dan non-akademik mereka di UM Bandung.

Pada kegiatan tersebut, mahasiswa mendapat dua materi menarik dari tim Lazismu dan tim Nooveleum.

Kedua materi ini memberikan wawasan tentang berbagai program yang dapat mendukung mahasiswa dalam mengembangkan diri selama menempuh pendidikan di kampus.

Antusiasme peserta semakin terasa dengan kehadiran mahasiswa asing, salah satunya Waeshami Hayeloh dari Thailand Selatan. Ia mengaku terkesan dengan suasana pembukaan.

“Pra-PESONAMU sangat seru, apalagi dengan tambahan materi dari Lazismu dan Nooveleum yang bermanfaat sebagai pembelajaran,” ungkapnya.

Melalui Pra-PESONAMU 2025, UM Bandung berharap mahasiswa baru lebih siap menjalani rangkaian orientasi sekaligus beradaptasi dengan lingkungan kampus secara optimal.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat belajar dan kebersamaan sejak hari pertama.

Sebagai informasi tambahan, UM Bandung masih membuka pendaftaran Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) hingga 24 September 2025.

Selain itu, Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk prodi PAI, PIAUD, dan Administrasi Publik masih dibuka hingga 30 September 2025.***

Administrator

Akidah Islamiah Dorong Etos Kerja Disiplin, Amanah, dan Tanggung Jawab

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Wakil Dekan FAI Universitas Muhammadiyah Bandung Cecep Taufikurrohman menegaskan bahwa akidah Islamiah merupakan elemen vital sekaligus sumber kekuatan utama dalam kehidupan seorang muslim. 

Menurut Buya Cecep, begitu beliau akrab disapa, manusia memiliki dominasi kekuatan pada jiwa dan rohani, berbeda dengan hewan yang hanya mengandalkan fisik terbatas.

Dengan membangun kekuatan rohani melalui akal dan keyakinan, manusia mampu menaklukkan lingkungan bahkan jagat raya.

Hal itu sekaligus menjadi cara untuk mengatasi berbagai keterbatasan jasmaninya.

Cecep menjelaskan, secara prinsip akidah bermakna netral, yaitu semua keyakinan yang dianggap benar oleh manusia.

Namun, akidah Islamiah adalah satu-satunya keyakinan yang benar karena bersumber dari Islam.

Ia mencontohkan keyakinan keliru seperti menyembah berhala, meyakini pohon besar memiliki berkah, atau menjadikan materi sebagai Tuhan.

Semua itu tidak akan memberikan manfaat sebagaimana akidah Islamiah yang terbukti mendorong lahirnya peradaban agung.

Sejarah, kata Cecep, menunjukkan akidah Islamiah melahirkan etos kerja yang kuat, mencakup disiplin, amanah, kerja keras, tanggung jawab, dan keikhlasan.

Tanpa akidah yang benar, seorang muslim akan kehilangan daya untuk berkarya.

Ia menegaskan iman harus diwujudkan dalam amal nyata, baik dalam ibadah ritual maupun sosial.

Termasuk di antaranya menepati janji, peduli sesama, serta terus berkarya sepanjang hayat.

Cecep juga menyinggung QS Al-Baqarah ayat 177 yang menekankan kebaikan sejati bukan sekadar simbol menghadap kiblat. 

Ayat ini menegaskan kebaikan diwujudkan dengan iman, amal nyata, dan kepedulian sosial terhadap anak yatim, fakir miskin, hingga membebaskan hamba sahaya.

Menurutnya, seorang muslim tidak memiliki waktu untuk bermalas-malasan karena hidup harus diisi dengan karya bermanfaat. 

“Pekerjaan seorang muslim tidak boleh asal-asalan, sebab akan diperiksa oleh Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin, bukan sekadar atasan,” pungkasnya.***

Administrator

Masih Ada Waktu! Daftar Profesi Apoteker UM Bandung Dibuka Sampai 24 September

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Kabar gembira datang dari Universitas Muhammadiyah Bandung! Apa itu?

Ya, pendaftaran mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) resmi diperpanjang hingga 24 September 2025.

Kesempatan emas ini semakin spesial karena tersedia biaya khusus bagi para alumni UM Bandung yang ingin melanjutkan studi ke jenjang profesi.

Bagi kamu yang memiliki cita-cita menjadi apoteker profesional sekaligus berkarakter islami, inilah waktu terbaik untuk bergabung. 

Bersama UM Bandung, kamu tidak hanya meraih kompetensi akademik dan keterampilan profesi.

Namun, dibekali dengan nilai-nilai islami yang akan memperkuat integritas dalam dunia kerja.

Administrator