Berita

UM Bandung Apresiasi Empat Dosen Terbaik di Puncak Milad ke-9

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Puncak Milad ke-9 Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan pada Senin, 30 Juni 2025, menjadi momen istimewa untuk memberikan apresiasi kepada empat dosen terbaik.

Mengusung tema ”Strengthening System, Elevating Quality”, acara ini menegaskan komitmen UM Bandung untuk menjadi perguruan tinggi unggul yang menghasilkan lulusan berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Penghargaan diberikan kepada empat dosen yakni adalah Iis Dewi Fitriani (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Nisa Ihsani (Fakultas Sains dan Teknologi), Hernawati (Fakultas Agama Islam), dan Fatmawati (Fakultas Sosial dan Humaniora).

Ditemui usai mendapatkan penghargaan, Hernawati tidak menyangka atas penghargaan yang diterimanya.

”Sebetulnya saya merasa malu dan belum pantas menerima nominasi ini. Namun, saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dosen yang telah memilih saya. Mereka juga adalah dosen-dosen terbaik,” ujarnya.

Di samping itu, dia juga turut menyampaikan ucapan selamat milad ke-9 untuk Universitas Muhammadiyah Bandung.

Ia mendoakan kesuksesan berkelanjutan bagi institusi yang didirikan pada Juni 2016 ini.

Sementara itu, Fatmawati mengaku terkejut dan merasa ”speechless” atas penghargaan ini.

”Dalam konteks ini, tidak ada yang terbaik. Semua dosen bekerja dengan baik, tetapi mungkin ada alat ukur kinerja dalam implementasi catur dharma,” katanya.

Ia menegaskan filosofi kerjanya yang terinspirasi dari nilai Muhammadiyah, yakni fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) dan prinsip bahwa memberikan yang terbaik untuk dunia akan mendatangkan yang terbaik pula.

Baginya, penghargaan ini adalah amanah dan motivasi untuk terus menjadi teladan serta lebih giat berkontribusi, khususnya di bidang penjaminan mutu.

Ia berharap UM Bandung semakin maju, unggul, dan menghasilkan lebih banyak prestasi dari dosen dan mahasiswa. 

Pemberian penghargaan ini mencerminkan komitmen UM Bandung untuk memperkuat sistem dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengakuan terhadap dedikasi dosen.

UM Bandung optimistis dapat terus mendorong kolaborasi dan inovasi demi mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi unggul yang dipercaya masyarakat.***(Althof)

Administrator

Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Lantik Herry Suhardiyanto Sebagai Rektor Periode Kedua

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Herry Suhardiyanto kembali mendapat amanah untuk memimpin Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sebagai rektor periode 2025–2029.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga Gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Kota Bandung, pada Senin (30/06/2025).

Usai pelantikan, Herry menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program strategis yang telah dijalankan pada periode sebelumnya.

Ia juga akan menghadirkan sejumlah program inovatif demi meningkatkan kualitas kampus dalam empat tahun mendatang. 

Oleh karena itu, rektor mengajak seluruh sivitas untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kekompakan guna membangun sinergi dalam organisasi kampus.

Herry juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh sivitas atas dedikasi dan perjuangan mereka dalam membesarkan UM Bandung.

Ia menyebut bahwa berkat kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak, UM Bandung mampu menunjukkan perkembangan signifikan sejak berdiri pada 2016 hingga mencapai usia sembilan tahun pada Juni 2025 ini.

Lebih lanjut, Herry menekankan bahwa kreativitas dan ketangguhan adalah kunci utama menghadapi era penuh tantangan.

Meski tergolong sebagai kampus muda, UM Bandung tidak boleh kalah saing. Justru dalam keterbatasan, kampus harus terus berinovasi agar mampu menjawab berbagai tantangan dan ancaman yang semakin kompleks.

Ia juga menyoroti pentingnya sistem kelembagaan yang kokoh agar kampus bisa menjalankan pendidikan berkualitas secara berkelanjutan.

Menurut Herry, sistem yang kuat akan menjadikan UM Bandung sebagai kampus yang tangguh dan mampu membawa berbagai kemajuan.

Pada kesempatan kali ini, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief menyampaikan kebanggaanya dan mengapresiasi pencapaian sembilan tahun UM Bandung yang sudah menorehkan berbagai kemajuan.

Menurut Hilman, UM Bandung menjadi kampus spesial karena jarang ada kampus baru sembilan tahun yang capaiannya seperti UM Bandung.

”Saya senang dengan progres dan kemajuan yang sudah dicapai oleh UM Bandung hingga usia sembilan tahun. Dengan keteguhan dan keyakinan, saya yakin UM Bandung akan menjadi kampus unggul kebanggaan masyarakat. Apalagi kemarin juga saya sudah melihat iklan viral UM Bandung bersama Kang Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat),” ujar Hilman yang disambut tepuk tangan meriah hadirin di auditorium.

Hilman menegaskan bahwa Muhammadiyah selalu komitmen kuat untuk membangun dan memajukan bangsa di antaranya melalui pendidikan.

Lembaga pendidikan yang dikelola Muhammadiyah, kata Hilman, merupakan kampus perjuangan. Tidak menjadi tempat untuk senang-senang atau menikmati sesuatu, tetapi berkhidmat untuk mengembangkan lembaga.

”Tanpa semangat itu, rasanya kita berat untuk bersaing. Saya berharap betul, dengan dukungan Muhammadiyah Jawa Barat, termasuk dari Aisyiyah dan semua PDM, kita bisa bahu-membahu menjadikan UM Bandung sebagai kampus yang akan memberikan pencerahan kepada masyarakat yang lebih luas,” tandas Hilman.

Acara yang berlangsung dengan suasana khidmat sekaligus meriah ini menjadi puncak rangkaian perayaan Milad ke-9 Universitas Muhammadiyah Bandung.

Beragam kegiatan lomba, baik akademik maupun non-akademik, turut digelar dengan melibatkan seluruh sivitas akademika UM Bandung sebagai bentuk partisipasi dan semangat kebersamaan dalam memeriahkan momen istimewa tersebut.***(FA)

Administrator

Meriahnya Perayaan Kelulusan TK Labschool UM Bandung

UMBANDUNG.AC.ID, Bandung -- Taman Kanak-kanak (TK) Labschool Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung sukses menggelar acara pelepasan dan pentas seni bertema ”Wonderful Indonesia” pada Sabtu (28/06/2025).

Kegiatan yang berlangsung meriah ini dilaksanakan lantai dua gedung UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, dan menjadi momen istimewa bagi para siswa, guru, dan orang tua yang hadir.

Acara ini diramaikan oleh berbagai penampilan menarik dari para siswa TK, mulai dari tarian tradisional dan modern, fashion show, hingga pertunjukan menyanyi bersama, puisi, pantun, dan hafalan.

Anak-anak tampak antusias menampilkan bakat dan ekspresi terbaik mereka di atas panggung.

Pelepasan kali ini menandai kelulusan angkatan kedua TK Labschool UM Bandung.

Sebanyak lima anak resmi dilepas dalam seremoni yang penuh kehangatan dan rasa bangga.

Prosesi ini menjadi simbol pencapaian awal yang penting dalam perjalanan pendidikan anak-anak tersebut.

Kepala TK Labschool UM Bandung Rizka Saputri menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di lembaga ini.

Ia juga menekankan pentingnya kebahagiaan dan kecintaan anak terhadap ilmu pengetahuan sejak usia dini.

Menurut Rizka, setiap anak memiliki potensi dan kecerdasannya masing-masing.

Dengan didikan yang tepat dan penuh kasih sayang, mereka diyakini mampu berkembang menjadi pribadi yang beradab, cinta ilmu, dan tumbuh bahagia sesuai dengan visi lembaga.

Selain itu, acara ini juga menjadi ajang refleksi dan apresiasi terhadap dedikasi para guru yang telah bekerja keras mendampingi tumbuh kembang anak-anak selama masa pendidikan.

Para guru dinilai telah menjadi sosok penting dalam membentuk karakter dan semangat belajar para siswa.

”Kami dari pihak sekolah menyampaikan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan selama proses pembelajaran berlangsung. Sinergi antara guru dan orang tua menjadi kunci keberhasilan pendidikan anak di jenjang usia dini,” ujar Rizka.

Pelepasan dan pentas seni ini menjadi penutup yang indah dari proses belajar yang telah dilalui para siswa.

Dengan semangat kebersamaan dan cinta pendidikan, TK Labschool UM Bandung terus berkomitmen memberikan pengalaman belajar terbaik sebagai bekal awal kehidupan anak-anak.***(FA)

Administrator

Presma UM Bandung Siap Perkuat Sinergi BEM PTMA Jawa Barat I

UMBANDUNG.AC.ID, Serang -- Muhammad Tazakka Ahsan, Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung periode 2024–2025, resmi dilantik sebagai Koordinator Daerah Jawa Barat I Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (BEM PTMA) Zona III yang mencakup wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, untuk periode 2025–2026.

Pelantikan yang berlangsung pada Jumat (28/06/2025) ini menjadi momen penting bagi Ahsan sekaligus menjadi amanah besar yang siap ia emban dengan penuh tanggung jawab.

Ia menyatakan kesiapannya dalam menjalankan roda organisasi dengan optimal hingga akhir masa jabatannya sebagai Koordinator Daerah Jawa Barat I.

”Ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus tanggung jawab yang sangat besar. Saya percaya bahwa keberhasilan tidak akan diraih sendiri,” ujar Ahsan.

Ia menegaskan pentingnya kerja kolaboratif demi kemajuan organisasi dan kemaslahatan umat.

Ahsan juga menyampaikan harapan besar terhadap dukungan seluruh BEM yang berada di bawah koordinasi Jawa Barat I.

Menurutnya, sinergi antarlembaga akan memperkuat konektivitas dan melahirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Komitmen untuk terus mendorong pertumbuhan progresif juga ia sampaikan. Ia bertekad untuk memberikan akses dan akselerasi yang konkret bagi seluruh BEM PTMA se-Jawa Barat I agar dapat berkembang secara kolektif dan berdaya saing.

”Insyaallah, saya akan membersamai seluruh proses ini dengan penuh semangat dan keseriusan,” katanya lagi, menandaskan semangat kolaborasi dan kemajuan bersama sebagai nilai utama dalam kepemimpinannya.

Tidak lupa, Ahsan menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangannya, terutama Kabinet Lentera Universitas Muhammadiyah Bandung yang selama ini selalu hadir dan memberikan dukungan dalam proses perjalanannya.***

Administrator

Dari Fotografi Hingga Puisi, Mahasiswa UM Bandung Unjuk Gigi di APIK-PTMA 2025

UMBANDUNG.AC.ID, Cirebon -- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa UM Bandung.

Lima mahasiswa prodi Ilmu Komunikasi berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan dalam ajang perlombaan yang digelar APIK-PTMA. 

Kegiatan ini digelar di UMC dari Minggu-Selasa (22–24/06/2025).

Mahasiswa yang meraih prestasi tersebut di antaranya Ainy Zahira Ramadhani yang sukses meraih juara dua dalam lomba public relation campaign.

Kemudian, Kaisan Nailus Syarof mencatatkan prestasi ganda dengan menyabet juara satu enviromental photography dan juara dua cityscape photography.

Selain itu, Syakira Azka Putri Atmanagara berhasil meraih juara tiga dalam kategori script writer digital content creator.

Sementara itu, Ilham Nurfadil menyumbangkan prestasi sebagai juara dua reportase untuk kategori narasi berita terbaik.

Tidak kalah membanggakan, Haisal Muldan berhasil meraih juara satu dalam lomba puisi.

Ainy Zahira Ramadhani menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi.

Namun, sebagai sarana memperluas jaringan melalui silaturahmi dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia.

“Kami berharap perlombaan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik, khususnya mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi UM Bandung,” Ainy.

Total terdapat delapan delegasi dari UM Bandung yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Secara keseluruhan, ajang ini diikuti oleh sekitar 150 peserta. Meski persiapan tergolong singkat, hasil yang diraih cukup memuaskan.

Proses persiapan lomba hanya berlangsung satu hari, dimulai pada Senin pukul 18.00 hingga Selasa pukul 13.00.

Meski dengan waktu terbatas, para mahasiswa UM Bandung mampu menampilkan karya terbaiknya.

Ainy juga bertekad untuk terus mengasah keterampilan sesuai dengan jurusan yang mereka tekuni saat ini.

Dia dan juga tim yang lain ingin menjajal uji kompetensi di tingkat internasional guna memperluas cakrawala dan meningkatkan daya saing.

Menurut Ainy, kompetisi seperti ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan kreativitas karena peserta dituntut untuk merancang konsep dan menyelesaikan tantangan dalam waktu singkat.

Ia berharap kegiatan semacam ini terus berlanjut sebagai wadah pembinaan mahasiswa komunikasi secara nasional.***(FA)

Administrator

Universitas Prabumulih Studi Banding ke UM Bandung

UMBANDUNG.AC.DI, Bandung -- Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menerima kunjungan edukatif dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Prabumulih, Kota Palembang, pada Selasa, 24 Juni 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium KH Ahmad Dahlan ini disambut hangat oleh civitas akademika FEB UM Bandung.

Kunjungan tersebut menjadi ajang penting dalam mempererat hubungan akademik antarperguruan tinggi, khususnya antara dua fakultas ekonomi di Indonesia.

Sebanyak 150 peserta dari Universitas Prabumulih hadir dalam kegiatan ini, yang terdiri atas mahasiswa Prodi Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis Digital, serta para dosen dan ketua program studi masing-masing.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program studi banding yang bertujuan untuk meningkatkan mutu akreditasi, memperluas wawasan keilmuan, dan memperkaya pengalaman sivitas akademika.

Para peserta juga diharapkan dapat memahami lebih dalam tentang tata kelola akademik dan pengembangan tridarma perguruan tinggi di UM Bandung.

Dekan FEB UM Bandung Ia Kurnia menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan dari Universitas Prabumulih.

Ia mengaku merasa terhormat kampusnya dipilih sebagai tujuan studi banding dan berharap kunjungan ini membawa manfaat bagi kedua belah pihak.

Dalam sambutannya, Ia Kurnia menekankan pentingnya kolaborasi antarkampus.

Menurutnya, kemajuan fakultas tidak bisa dicapai secara individual, melainkan melalui kerja sama, baik dengan dunia industri maupun dengan sesama perguruan tinggi.

Ia juga menambahkan bahwa UM Bandung mengembangkan pendidikan berbasis catur dharma, yang tidak hanya meliputi tridarma perguruan tinggi, tetapi memasukkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Hal ini menjadi kekuatan utama kampus dalam membentuk insan akademik yang berintegritas.

Kunjungan ditutup dengan sesi diskusi dan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas kampus UM Bandung.

Para peserta mendapat gambaran nyata mengenai suasana belajar, layanan akademik, serta inovasi yang diterapkan di FEB UM Bandung.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat antara kedua institusi.***(FA)

Administrator